Bos Danantara Jamin Kredit Bank BUMN ke Kopdes Merah Putih Tak Akan Macet

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta -

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria memastikan angsuran nan disalurkan bank BUMN untuk mendukung penyelenggaraan program pemerintah, termasuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak bakal menjadi angsuran macet. Sebab, pinjaman tersebut dijamin oleh negara.

Dony menjelaskan, bank BUMN pada dasarnya tidak secara langsung mendanai program pemerintah. Hubungan antara bank nan menjalankan program pemerintah tetap dilakukan secara business to business (B2B) melalui sistem kredit.

"Sebetulnya kita tidak mendanai program pemerintah. Jadi kudu dibedakan ya. Himbara tidak mendanai program pemerintah, tetapi polanya kan B2B. Kita hanya memberikan jika itu kredit, ya sesuai dengan angsuran nan normal aja," ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dony mencontohkan pembiayaan nan diberikan kepada Agrinas Pangan. Dalam skema tersebut, Agrinas Pangan meminjam biaya kepada BRI dan pinjamannya mendapatkan agunan dari negara.

"Misalnya Agrinas Pangan, minjam duit ke BRI, pinjamannya dijamin negara. Aman nggak? Aman kan. Ya sudah. Jadi nggak ada masalah, lantaran kan pinjaman apalagi nan lebih bagus jaminannya daripada negara," jelasnya.

Dengan skema tersebut, Dony menepis kekhawatiran beragam penugasan untuk mendukung program pemerintah dapat meningkatkan akibat angsuran macet alias non-performing loan (NPL) di bank-bank Himbara.

Menurutnya, keberadaan agunan negara membikin angsuran nan disalurkan kepada perusahaan pelaksana program pemerintah mempunyai tingkat keamanan nan tinggi bagi perbankan.

"Kredit nan paling secure itu angsuran dijamin oleh negara kan? Jadi enggak mungkin macet kan? Dijamin oleh negara. Jadi jika di sisi bank. ya jadi jika ke saya kan di sisi banknya, di sisi banknya ya enggak mungkin macet orang dijamin negara," tutup Dony.

(hns/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance