Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar terus menyelidiki kasus perploncoan senior terhadap junior nan diduga terjadi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Unhas. Aksi plonco ini sempat viral di medsos lantaran diduga mengandung kekerasan.
Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Dokumentasi Direktorat Komunikasi/Sekretariat Rektor Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman, mengatakan jejeran FMIPA langsung bergerak melakukan penelusuran mengenai video viral dugaan perploncoan. Hasilnya, peristiwa tersebut merupakan peristiwa lama.
"Ditemukan fakta, postingan dugaan kekerasan bentuk (push up, bentakan, dan intimidasi serta ancaman akademik) sebagaimana disebutkan di media sosial adalah peristiwa nan dialami oleh mahasiswa angkatan 2025. Peristiwa itu diduga terjadi antara rentang waktu September 2025 sampai dengan Maret 2026," kata Ishaq kepada Kumparan, Selasa (8/9) pagi.
Ia menegaskan, meskipun peristiwa kekerasan berjalan sudah lama, pihak FMIPA mengaku berkomitmen menangani kasus ini secara serius. Apalagi, salah satu mahasiswa nan diduga menjadi korban dalam peristiwa tersebut telah melapor ke tim Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Unhas.
"Untuk mahasiswa angkatan 2026, sampai saat ini baik pihak Fakultas MIPA maupun Satgas PPK Unhas belum menerima pengaduan," ucap dia.
Dalam kasus ini, Dekan Fakultas MIPA, kata Ishaq, juga telah membentuk tim unik untuk menelusuri peristiwa dugaan kekerasan senior terhadap junior. Apabila ditemukan pelanggaran dalam peristiwa itu, FMIPA bakal memberikan hukuman sesuai dengan patokan di lingkup Unhas.
"Kami mengimbau untuk seluruh mahasiswa Unhas, baik mahasiswa lama maupun mahasiswa baru angkatan 2026 untuk segera melapor ke Satgas PPK Unhas alias ke bagian akademik dan kemahasiswaan fakultas masing-masing jika menerima perlakuan kekerasan di lingkungan kampus," imbuhnya.
Ishaq menegaskan, Unhas tidak bakal menoleransi segala corak kekerasan di lingkup kampus. Setiap pelaku kekerasan bakal diberikan hukuman tegas.
"Tidak ada kompromi untuk praktik-praktik seperti itu. Rektor Unhas memberikan atensi unik terhadap kasus ini, menginstruksikan untuk segera melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas sesuai aturan," tandas dia.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·