Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan Sensus Ekonomi di rumah dinas Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani. Sensus Ekonomi 2026 ini dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya masyarakat Indonesia.
Dalam sensus di rumah dinas Ketua MPR, di area Jl Widya Chandra III, Jakarta Selatan, selain petugas sensus BPS, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti turut serta.
Rombongan BPS tiba di kediaman dinas Muzani sekitar pukul 15:30 WIB. Sensus pun dilakukan selama kurang lebih 30 menit.
Dalam sensus ini, petugas melakukan pengecekan dan menanyakan mengenai jumlah keluarga, upaya nan dimiliki alias dijalankan, dan lain-lainnya.
Muzani mengatakan sensus ini dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya masyarakat. Sebagai penduduk negara Indonesia, dirinya mengaku bangga dengan adanya sensus ini.
"Saya sebagai penduduk negara hari ini menerima petugas sensus ekonomi dari BPS. Dan petugas sensus ekonomi itu hari ini datang dengan diantar oleh Ibu Kepala BPS. Dan mengucapkan terima kasih atas kehormatan ini," kata Muzani, Jumat (28/8/2026).
Dalam menjawab pertanyaan dari petugas BPS, Muzani mengungkapkan kondisi sebenarnya dan sesuai dengan kapabilitas nan dimiliki.
"Kami ditanya-tanya tentang berapa jumlah keluarga, adakah usahanya, usahanya apa saja, baik nan ditangani family ataupun personil family kami. Kami jawab, sesuai dengan kapabilitas nan kami miliki. Alhamdulillah proses itu sudah kami jalin dengan baik," terang Muzani.
Setelah dilakukan sensus, petugas bakal menempelkan stiker nan menandakan bahwa kediaman Muzani sudah dilakukan Sensus Ekonomi.
BPS melakukan sensus ekonomi di Rumah Dinas Ketua MPR, Jakarta, Jumat (28/8/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata) Foto: BPS melakukan sensus ekonomi di Rumah Dinas Ketua MPR, Jakarta, Jumat (28/8/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Muzani berambisi sensus ini dilakukan dengan baik dan betul dan hasilnya bisa untuk menentukan kebijakan ke depan untuk masyarakat Indonesia.
"Kami berambisi ini juga menjadi sebuah langkah negara untuk mengetahui penduduknya tentang berkegiatan ekonomi, agar kebijakan nan bakal diambil pada masa-masa nan bakal datang adalah kebijakan nan berdasar pada info dan nomor nan benar," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Amalia mengaku Muzani sangat kooperatif saat dilakukan sensus dan mengungkapkan kondisi sebenarnya.
"Kami tadi sudah melakukan pendataan di kediaman Ketua MPR Muzani, ini satu bukti bahwa Ketua MPR berperan-serta dalam Sensus Ekonomi dan beliau tadi dengan sangat kooperatif menjawab pertanyaan kami," kata Amalia.
Amalia juga menyampaikan kepada masyarakat agar bisa berperan-serta dalam sensus ini, agar nantinya kebijakan pemerintah bisa lebih tepat sasaran.
"Tentunya saya mau menyampaikan kepada masyarakat untuk terus mengimbau kepada kerabat, keluarga, tetangga, rekan, untuk nan belum disensus, untuk bisa dapat berperan-serta dalam sensus. Jangan khawatir, info bakal kami jaga kerahasiaannya dan juga kami jamin ini tidak ada kaitannya dengan pajak," terang Amalia.
BPS juga menyiapkan kuesioner online jika masyarakat mau mengisi secara berdikari dan dilakukan pendataan sesuai kuesioner tersebut.
"Untuk masyarakat nan memang mau mengisi secara mandiri, kami juga sudah siapkan kuesioner online, dengan
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·