Bocah di Tangsel Hilang Usai Pamit Jajan ke Warung, Ibu Menangis Datangi Polisi

Sedang Trending 48 menit yang lalu
Seorang ibu berjulukan Nurjanah menangis panik saat melaporkan anaknya nan lenyap di pos polisi area Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Selasa (4/8). Foto: Dok. Istimewa

Seorang ibu berjulukan Nurjanah menangis panik saat mendatangi pos polisi nan berada di wilayah Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (3/8) petang.

Kedatangannya untuk meminta support lantaran anaknya, Ario Pratama Danianto (10), tak kunjung pulang setelah berpamitan untuk jajan sejak Minggu (2/8) siang.

Nurjanah merupakan penduduk Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Ia mengaku terus mencari putranya seorang diri dengan angan dapat menemukan keberadaannya. Namun, hingga lebih dari satu hari pencarian dilakukan, Ario belum juga ditemukan.

Peristiwa bermulai ketika Ario berpamitan membeli jajanan di warung nan berada tidak jauh dari rumah. Sang ibu sempat mengingatkan agar anaknya tidak pergi terlalu lama lantaran ayahnya bakal segera pulang.

Tak lama kemudian, Ario sempat kembali dan mengatakan warung tetap tutup lantaran pemiliknya sedang bersiap membuka usaha.

Saat Nurjanah masuk ke rumah untuk membuatkan susu bagi adik Ario nan sedang sakit, putranya kembali keluar. Ketika dipanggil beberapa saat kemudian, Ario sudah tidak berada di depan rumah. Sepeda nan biasa digunakannya juga ikut hilang.

Nurjanah awalnya mengira Ario kembali ke warung. Namun, setelah dicek, warung tersebut tetap tutup dan pemiliknya mengaku tidak memandang Ario datang.

Sejak saat itu, Nurjanah berbareng suaminya mencari ke beragam lokasi, mulai dari lingkungan sekitar, rumah kerabat, hingga menyebarkan info melalui grup sekolah, RT, dan RW. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Saya cari tuh di kampung situ enggak ada juga, sampai sore. Makanya saya panik. Saya sama bapaknya muter-muter ke mana saja enggak ketemu, sampai ke rumah neneknya dua kali juga enggak ada,” ujar Nurjanah kepada wartawan, Senin (3/8).

Seorang ibu berjulukan Nurjanah menangis panik saat melaporkan anaknya nan lenyap di pos polisi area Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Selasa (4/8). Foto: Dok. Istimewa

Perjuangan Nurjanah akhirnya diketahui jejeran Polsek Pinang. Mendapat info dari masyarakat, personel kepolisian langsung menjemput Nurjanah nan saat itu berada di area Pondok Aren untuk memberikan pendampingan.

Kapolsek Pinang, Adityo Wijanarko, mengatakan pihaknya segera membuatkan laporan resmi agar proses pencarian dapat dilakukan secepat mungkin.

"Kami mendapatkan info dari masyarakat bahwa ada penduduk Kunciran, Ibu Nurjanah, nan melaporkan anaknya meninggalkan rumah. Setelah menerima info tersebut, kami menjemput Ibu Nurjanah untuk dibawa ke Polsek Pinang dan dibuatkan laporan anak meninggalkan rumah,” katanya.

Ario Pratama Danianto. dok Istimewa

Usai proses manajemen selesai, petugas mengantarkan Nurjanah kembali ke rumah. Polisi juga langsung mengerahkan personel untuk membantu pencarian dengan berkoordinasi berbareng masyarakat dan beragam pihak.

“Kami merespons setiap laporan masyarakat. Selain menjemput Ibu Nurjanah nan melangkah kaki dari Kunciran hingga Pondok Aren (jaraknya sekitar 7 km), kami juga membuatkan laporan, mengantarkan beliau pulang, dan menggerakkan personil untuk membantu mencari putranya. Mudah-mudahan dengan angan kita semua, anak ini segera ditemukan dan dapat berkumpul kembali berbareng keluarganya,” ujar Adityo.

Kapolsek Pinang juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda melapor andaikan ada personil keluarga, terutama anak-anak, nan tidak kunjung pulang dalam waktu nan tidak wajar.

“Apabila terjadi perihal nan memerlukan support kepolisian, segera laporkan ke instansi polisi terdekat alias melalui jasa darurat 110 agar personil kami bisa segera turun ke lapangan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan