Bocah 11 Tahun di Serang Tewas Tersedot Pipa Irigasi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Ilustrasi tenggelam di Sungai. Foto: Hryshchyshen Serhii/Shutterstock

Bocah laki-laki berumur 11 tahun, Muhammad Irfan, meninggal bumi usai tersedot pipa irigasi saat sedang bermain di sekitaran aliran Sungai Cibanten alias tepatnya di Kampung Masigit, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Selasa (21/4) kemarin.

Dari info nan dihimpun, korban tercebur dan tersedot pipa irigasi saat mencoba mengambil tutup pipa nan jatuh ke sungai. Tutup itu diduga jatuh tersenggol saat korban bermain berbareng teman-temannya di atas instalasi pipa irigasi nan melintas di aliran Sungai Cibanten.

Kapolsek Ciomas Iptu Ridwan Junaedi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban mulanya tengah enak-enak bermain di sekitar aliran sungai berbareng teman-temannya.

"Keterangan saksi, saat itu ada sekitar 10 anak nan bermain di atas pipa irigasi. Korban diduga terpeleset lampau tersedot ke dalam pipa hingga separuh tubuhnya masuk, dengan posisi kaki terjepit dan kepala berada di dalam air," kata Ridwan, Rabu (22/4).

Disampaikan Ridwan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Ciomas untuk mendapatkan pertolongan. Namun, korban kudu dirujuk ke RSUD Banten untuk perawatan intensif.

Lokasi sungai tempat bocah tenggelam dan tersedot saluran irigasi. Foto: Dok. Polsek Ciomas

"Namun setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia," terangnya.

Korban telah dipulangkan ke rumah duka di Kampung Balekambang, Desa Sukadana, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, untuk dimakamkan.

Diakui Ridwan, pihak family korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Mereka tidak mau peristiwa ini diproses hukum.

"Keluarga korban sudah menerima dengan lapang dada, dan membikin pernyataan penolakan autopsi serta tindakan norma lainnya," katanya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya jika sedang bermain, terutama di sekitar sungai.

"Khususnya kepada orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak, apalagi saat bermain di sekitar sungai maupun akomodasi irigasi agar mencegah kejadian serupa," tandas Ridwan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan