Binti Mufarida
, Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |20:50 WIB

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi.
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan terbuka terhadap tawaran support dari negara sahabat untuk menanggulangi kebakaran rimba dan lahan (karhutla). Kendati demikian, pemerintah tetap menginventarisasi kebutuhan di lapangan agar support nan diterima betul-betul efektif dan tepat sasaran.
Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa sejauh ini sejumlah negara telah menawarkan bantuan, di antaranya Jepang, Singapura, dan Malaysia.
“Sudah ada beberapa negara nan menawarkan bantuan. Saat ini kami butuh waktu untuk menginventarisasi support apa saja nan diperlukan. Jika ada peralatan nan memang tidak kita miliki, baru kita minta kepada mereka. Dengan begitu, support bisa maksimal, tepat guna, dan tepat sasaran,” kata Kristomei di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Kristomei mengungkapkan, Singapura telah mengirimkan surat penawaran support secara resmi. Sebelumnya, negara tetangga tersebut juga sempat memberikan sejumlah support logistik hingga alokasi armada pesawat Hercules C-130.
Meski begitu, BNPB tetap mengutamakan efektivitas operasional, terutama jika peralatan nan ditawarkan sebenarnya sudah dimiliki oleh armada dalam negeri.
“Singapura sudah bersurat. Kita info kembali support nan mereka tawarkan, seperti masker, air minum, hingga pesawat Hercules C-130. Namun, jika kita sendiri sudah punya armada C-130, tentu lebih efektif menggunakan milik sendiri. Jadi kita lihat dulu keefektifan perangkat nan mereka tawarkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, support asing sangat terbuka untuk diterima andaikan Indonesia memang memerlukan support teknologi alias peralatan unik nan belum tersedia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·