BNPB Salurkan 777 Ton Bantuan ke NTT Lewat Jalur Udara

Sedang Trending 13 menit yang lalu

Dukungan logistik juga mencakup kebutuhan tempat tinggal sementara bagi penduduk terdampak.

Pada Jumat (21/8), sebanyak 245 unit tenda pengungsi dikirim ke wilayah terdampak. Rinciannya, 201 unit menuju Labuan Bajo dan 44 unit menuju Maumere.

Selain itu, sebanyak 2.968 tenda family juga telah dikirim ke dua wilayah tersebut. Sebanyak 2.332 unit dikirim ke Labuan Bajo dan 636 unit ke Maumere.

Sementara itu, persediaan support nan tetap berada di Gudang Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma mencapai 576.948 kilogram alias sekitar 577 ton.

Bantuan tersebut berasal dari beragam pihak, mulai dari kementerian/lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, bumi usaha, organisasi kemanusiaan, hingga pihak lainnya.

Untuk memperkuat pengedaran pada Sabtu (22/8), Lanud Halim Perdanakusuma menyiapkan empat sortie penerbangan menggunakan pesawat TNI AU.

Pesawat nan disiapkan terdiri atas satu Airbus A-4001 dan tiga pesawat Boeing dengan total kapabilitas angkut sekitar 47 ton.

Airbus A-4001 dengan kapabilitas sekitar 22 ton direncanakan menuju Maumere. Sementara Boeing A-7305 berkapasitas sekitar 10 ton dan Boeing A-7304 sekitar 5 ton direncanakan menuju Labuan Bajo.

Adapun Boeing A-7306 dengan kapabilitas sekitar 10 ton juga direncanakan menuju Maumere.

"Selain support melalui jalur udara, pengedaran logistik juga dilakukan menggunakan pesawat kargo komersial nan berasal dari DSP BNPB serta melalui jalur laut untuk menjangkau wilayah nan memerlukan support logistik," ujar Berton.

Kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa meliputi hunian, pangan, kesehatan dan sanitasi, serta logistik nonpangan.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita