PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI kembali mengingatkan pengguna untuk tidak membagikan info sensitif kepada pihak mana pun, seiring meningkatnya beragam modus penipuan digital nan menyasar pengguna jasa perbankan, khususnya kanal digital seperti BNIdirect. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan, perseroan tidak pernah meminta info rahasia pengguna dalam kondisi apa pun. Karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak nan mengatasnamakan BNI. “Kami mengingatkan pengguna agar tidak pernah membagikan info sensitif kepada pihak mana pun, termasuk nan mengatasnamakan BNI, lantaran perihal tersebut merupakan bagian dari modus kejahatan digital,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (6/5).
Okki menjelaskan sejumlahdata krusial nan wajib dijaga kerahasiaannya, antara lain kata sandi, ID perusahaan, email, PIN, kode OTP, serta kode hard maupun soft token. Informasi tersebut tidak boleh dibagikan melalui kanal apa pun, baik telepon, SMS, email, maupun media sosial. Ditegaskan juga BNI tidak pernah meminta ID pengguna BNIdirect, tidak mengirimkan tautan melalui pesan singkat alias aplikasi percakapan untuk keperluan verifikasi, serta tidak meminta pengguna mengunduh aplikasi tertentu, termasuk aplikasi remote desktop seperti TeamViewer alias AnyDesk, dengan argumen support layanan.
BNI menyatakan praktik tersebut merupakan karakter umum penipuan digital nan memanfaatkan rekayasa sosial (social engineering) untuk memperoleh akses ke akun nasabah. Jika menemukan indikasi tersebut, pengguna diminta untuk tidak menindaklanjuti dan segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi. Sebagai langkah pencegahan, BNI mengimbau pengguna untuk tidak mengklik tautan dari sumber nan tidak dikenal, tidak menginstal aplikasi dari pihak nan tidak jelas, serta menghindari mencari solusi melalui mesin pencari untuk persoalan seperti lupa kata sandi. Nasabah disarankan menggunakan fitur resmi pada laman login BNIdirect untuk melakukan pengaturan ulang (reset) kata sandi secara mandiri. Informasi lebih lanjut mengenai jasa dan keamanan transaksi dapat diakses melalui situs resmi BNI di www.bni.co.id. BNI berambisi lewat edukasi berkepanjangan ini masyarakat semakin memahami pola kejahatan digital dan bisa melindungi info pribadi secara mandiri, sehingga keamanan transaksi perbankan tetap terjaga dan kepercayaan terhadap jasa digital terus meningkat.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·