Binti Mufarida
, Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2026 |14:19 WIB

Bibit Siklon 9W (Foto: Binti M/Okezone)
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 95W di sekitar wilayah Laut China Selatan. Meski kesempatan kekuatannya meningkat tergolong kecil, akibat tidak langsungnya terhadap perairan Indonesia tetap perlu diwaspadai.
Berdasarkan kajian terbaru BMKG pada Rabu (19/8/2026), Bibit Siklon 95W saat ini berada di posisi barat laut Filipina dan bergerak menuju arah barat hingga barat daya. BMKG melaporkan bibit siklon ini telah terpantau sejak 17 Agustus lalu. Dalam keterangannya, BMKG menjelaskan status terkini dari kejadian cuaca tersebut.
"Saat ini, Bibit Siklon Tropis 95W berada di Laut China Selatan. Berdasarkan permodelan kami, dalam 24 jam ke depan bibit ini mempunyai kesempatan nan rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis," tulis BMKG dalam laporan resminya.
Meski kesempatan menjadi siklon tropis kecil, pergerakan Bibit 95W memicu perubahan kondisi laut di wilayah utara Indonesia. BMKG memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi nan dapat mengganggu aktivitas pelayaran.
"Meskipun posisinya cukup jauh, terdapat akibat tidak langsung terhadap kondisi perairan Indonesia. Waspada peningkatan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter alias kategori Moderate Sea, khususnya di wilayah Laut Natuna Utara," tulis BMKG.
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·