Binti Mufarida
, Jurnalis-Minggu, 08 Maret 2026 |18:10 WIB

Gelombang tinggi (Foto: freepik)
JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Centre Jakarta (TCWC Jakarta) melaporkan munculnya dua bibit siklon tropis, ialah 93S dan 95W, nan terpantau di wilayah perairan Indonesia pada awal Maret 2026.
Meski kesempatan keduanya untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan tetap tergolong rendah, akibat tidak langsungnya berpotensi memicu gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan.
BMKG mendeteksi Bibit Siklon Tropis 93S mulai terbentuk sejak 2 Maret 2026 di Samudra Hindia, tepatnya di sebelah selatan Jawa Barat. Berdasarkan kajian terbaru, bibit siklon ini bergerak perlahan ke arah barat daya.
“Saat ini posisinya berada di Samudra Hindia selatan Jawa Barat. Bibit Siklon Tropis 93S mempunyai kesempatan rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan bergerak perlahan ke arah barat daya dalam periode 24 jam ke depan,” tulis BMKG, Minggu (8/3/2026).
BMKG memperingatkan akibat tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 93S berupa peningkatan tinggi gelombang di wilayah selatan Indonesia, antara lain:
- Gelombang tinggi (1,25 – 2,5 meter) berpotensi terjadi di Selat Bali bagian selatan, perairan selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur, serta Laut Sawu.
- Gelombang sangat tinggi (2,5 – 4 meter) berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga Nusa Tenggara Timur.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·