Taufik Fajar
, Jurnalis-Kamis, 17 September 2026 |07:17 WIB

BLT (Foto: Okezone)
JAKARTA – Masyarakat tetap kudu menunggu untuk mendapatkan support tunai nan nilainya diperkirakan mencapai Rp5,4 juta per keluarga. Pemerintah belum menetapkan tanggal pencairan bantuan langsung tunai (BLT) dan baru menargetkan uji coba penyaluran pada kuartal I-II 2027.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah saat ini tetap menyelesaikan pengolahan dan pemutakhiran info penerima. Proses tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026 sebelum pemerintah melakukan uji coba penyaluran pada awal 2027.
“Kami merencanakan akhir tahun ini mesti selesai semua itu. Awal tahun depan, kuartal 1-2 kita bakal uji coba,” kata Luhut.
Dengan rencana tersebut, BLT hingga Rp5,4 juta belum dijadwalkan cair pada 2026. Pemerintah tetap perlu menyelesaikan pemutakhiran data, sistem verifikasi, serta sistem penyaluran sebelum support diuji coba. Pemerintah belum menentukan tanggal pasti pencairan BLT tersebut. Luhut hanya menyebut uji coba penyaluran bakal dilakukan pada kuartal I-II 2027 setelah proses pengolahan info penerima selesai.
Pemerintah bakal melakukan uji coba secara berjenjang untuk mengevaluasi penyelenggaraan program sebelum menerapkannya secara lebih luas.
Berapa Besaran BLT?
Pemerintah menghitung nilai support sekitar Rp5,4 juta per keluarga. Namun, nominal tersebut belum menjadi nomor final lantaran tetap menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.
Artinya, masyarakat belum dapat memastikan bakal menerima BLT dengan nominal Rp5,4 juta. Angka tersebut tetap merupakan kalkulasi pemerintah dalam menyiapkan skema bansos tunai.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·