Bisakah WFH dan MBG Jadi 5 Hari Cegah Defisit APBN Melebar? Simak Perhitungannya

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Bisakah WFH dan MBG Jadi 5 Hari Cegah Defisit APBN Melebar? Simak Perhitungannya

Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sangat besar. (foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA – Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sangat besar, meski pemerintah telah meluncurkan paket transformasi budaya kerja dan aktivitas irit energi. Bila tidak ada tambahan kebijakan lain, defisit APBN 2026 diprediksi bakal melampaui 3%.

Mengutip simulasi kalkulasi Great Institute dengan model quadruple shocks (kenaikan nilai minyak, pelemahan rupiah, lonjakan imbal hasil obligasi, dan perlambatan pertumbuhan ekonomi), hasilnya menunjukkan sinyal akibat nan semakin rentan.

Pada skenario pertama, jika nilai minyak memperkuat di rentang USD 93–97 per barel, defisit diperkirakan berada dalam kisaran 3,25–3,55% dari PDB. Pada skenario kedua, jika disrupsi pengedaran daya di Selat Hormuz bersambung dan nilai minyak memperkuat di rentang USD 95–105 per barel, defisit diperkirakan berada dalam kisaran 3,40–3,80% dari PDB. 

Pada skenario ketiga, jika terjadi eskalasi bentrok berkepanjangan dan nilai minyak memperkuat di rentang USD 105–120 per barel, defisit diperkirakan berada dalam kisaran 3,80–4,30% dari PDB.

Seluruh skenario turut memperhitungkan komponen nilai tukar rupiah, imbal hasil obligasi, dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Peneliti Ekonomi GREAT Institute, Adrian Nalendra Perwira, menjelaskan bahwa perbedaan utama antar skenario bukan hanya besaran tekanannya, tetapi juga jenis respons kebijakan nan diperlukan.

“Pada skenario pertama dan kedua, penyesuaian nilai BBM subsidi belum menjadi instrumen utama. Fokusnya tetap pada disiplin fiskal, reprioritisasi belanja, pertimbangan kerja elastis ASN, pengaturan MBG lima hari beserta pembekuan ekspansi penerima baru jika tekanan berlanjut, serta efisiensi shopping nan multiplier-nya rendah. Di tahap ini, negara tetap punya ruang untuk menahan tekanan tanpa langsung masuk ke keputusan nan mahal secara politik,” ujar Adrian, Sabtu (4/4/2026). 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com