Bintang serial Heroes, Hayden Panettiere, meninggal dunia pada Minggu (16/8) waktu setempat. Dilansir Variety, perwakilan Panettiere mengkonfirmasi berita tersebut kepada ABC News.
Hayden Panettiere meninggal bumi pada usia 36 tahun. Namun, belum diketahui mengenai penyebab kematiannya.
"Dengan kesedihan nan mendalam, kami menyampaikan berita duka atas kepergian Hayden tercinta. Dia adalah sosok nan luar biasa dan penuh energi, nan memberikan cinta dan kebahagiaan tak terhingga kepada semua orang nan mengenalnya, serta kepada jutaan orang nan menyaksikannya di layar," kata perwakilan Panettiere kepada ABC.
Panettiere terjun ke bumi seni peran sejak berumur 5 tahun. Ia memuli kariernya lewat serial One Life to Live. Kemudian Panettiere bermain di Guiding Light.
Awal Mula Nama Hayden Panettiere Dikenal
Nama Panettiere mulai dikenal lewat movie Remember the Titans pada 2000. Kemudian pada 2006, dia berasosiasi dalam serial Heroes sebagai Claire Bennett, seorang cheerleader dengan kekuatan super. Ia tampil dalam 73 episode.
Panettiere memperoleh dua nominasi Golden Globe berkah perannya sebagai Juliette Barnes dalam serial Nashville. Ia membintangi serial tersebut dari 2012 hingga 2018.
Panettiere juga bermain dalam movie layar lebar lewat perannya sebagai Kirby Reed dalam movie Scream 4. Ia kembali memerankan karakter tersebut di movie Scream VI pada 2023.
Ia juga pernah beradu akting dengan Michelle Trachtenberg dalam movie Ice Princess, dan tampil dalam Bring It On: All or Nothing.
Panettiere dibesarkan di Palisades, New York. Ibunya merupakan aktris sinetron, sementara ayahnya bekerja sebagai kapten pemadam kebakaran.
Saat tetap kecil, dia juga tampil dalam sejumlah serial seperti Ally McBeal dan Malcolm in the Middle. Pada Mei tahun ini, Panettiere menerbitkan kitab pertamanya, This Is Me: A Reckoning.
Panettiere membagikan kisah mengenai kehidupannya sebagai seorang selebritas, termasuk hubungannya nan tidak terlalu baik dengan sang ibu serta pengalaman kekerasan nan dia alami selama menjalani pekerjaan di Hollywood.
Panettiere juga terbuka mengenai perjuangannya menghadapi masalah alkohol dan narkoba. Pada 2020, dia menjalani perawatan di akomodasi rehabilitasi dan kemudian sukses berakhir mengonsumsi alkohol.
Pada 2023, adik laki-lakinya, Jansen Panettiere, meninggal bumi secara tiba-tiba pada usia 28 tahun lantaran masalah jantung.
"Ketika sesuatu nan begitu besar terjadi dalam hidupmu, Anda betul-betul belajar memilih hal-hal mana nan layak diperjuangkan dan tidak membiarkan hal-hal mini membuatmu kesal," kata Panettiere kepada People pada 2024 mengenai kematian sang adik.
"Karena ketika sesuatu nan begitu mengerikan, begitu dalam, dan begitu menghancurkan terjadi dalam hidupmu, tidak banyak perihal lain nan betul-betul bisa mengguncangmu."
Panettiere mempunyai seorang putri berjulukan Kaya dari hubungannya dengan mantan petinju Wladimir Klitschko.
Klitschko kemudian mendapatkan kewenangan asuh atas Kaya di tengah perjuangan Panettiere menghadapi masalah kecanduan dan depresi pascamelahirkan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·