Ramdani Bur
, Jurnalis-Sabtu, 25 April 2026 |10:22 WIB

Atlet berkuda Indonesia Nusrtdinov Zayan Fatih kibarkan merah putih di Uzbekistan. (Foto: Istimewa)
ATLET berkuda muda Indonesia, Nusrtdinov Zayan Fatih (Dinov), sukses mengibarkan bendera merah putih di arena AEF/Mantena Cup CSI1*-B Tashkent 2026 nan digelar di Universal Horses Stable, Tashkent Uzbekistan pada 23-24 April 2026. Dinov meraih ranking ketiga pada pertandingan bergengsi nan diikuti 10 peserta dan mewakili 9 negara di benua Asia serta diselenggarakan dengan sistem Borrow Horse (kuda pinjam).
1. Dinov Dikejar Waktu
Dinov nan terbang ke Uzbekistan didampingi keluarganya tiba pada Rabu 22 April 2026 awal hari dan langsung mengikuti proses drawing (pengundian kuda) nan dilaksanakan pada keesokan harinya, Kamis 23 April 2026. Minimnya waktu persiapan nan disediakan panitia penyelenggara membikin Dinov hanya menjalani satu kali sesi latihan dan hanya dapat memanfaatkan waktu 30 menit dari lama total waktu 1 jam serta hanya diizinkan melakukan 6 kali lompatan sebelum melakoni pertandingan pada 24 April 2026.
“Waktu persiapan memang sangat minim dan menjadi tantangan tersendiri saat proses penyesuaian dengan kuda hasil drawing, saya juga merasa sangat beruntung lantaran didampingi oleh pembimbing berkuda asal Uzbekistan, Bekzod Kurbanov nan banyak membantu saya pada saat beradaptasi dengan kuda di sana,” kata Dinov seraya mengungkapkan Bekzod Kurbanov merupakan atlet berkuda kelas elite di Uzbekistan.
Atlet berkuda Indonesia Nusrtdinov Zayan Fatih kibarkan merah putih di Uzbekistan. (Foto: Istimewa)
Adapun kelas pertandingan nan dijalani Dinov pada kejuaraan tersebut merupakan kelas terbuka (open class) nan kebanyakan diikuti oleh para atlet berkuda senior terutama nan datang dari negara-negara Arab. Tercatat hanya 3 negara nan diwakili oleh atlet berkuda junior ialah Malaysia, Mesir, dan termasuk Indonesia. Dengan label pertandingan CSI1*, sudah pasti kelas tersebut dihuni oleh para atlet nan telah berpengalaman.
Saat pertandingan digelar, Dinov nan berpasangan dengan kuda Jangcy L meraih hasil clear round dan catatan waktu 56,96 detik sekaligus memastikan raihan podium ketiga, sementara posisi pertama dan kedua diduduki rider tuan rumah Uzbekistan, Dilshod Shokirov dan Anna Sigidina nan juga membukukan hasil clear round dan masing-masing meraih catatan waktu 54,91 detik dan 55,58 detik.
“Saya mengucapkan terima kasih nan sebesar-besarnya kepada PP PORDASI dan seluruh pihak nan telah membantu sejak keberangkatan hingga mengikuti kejuaraan di Uzbekistan,” tutup Dinov.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·