Biaya Pesawat untuk Haji Naik hingga Rp1,7 Triliun

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Biaya Pesawat untuk Haji Naik hingga Rp1,7 Triliun Ilustrasi(Antara)

WAKIL Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan selisih kenaikan biaya pesawat untuk ibadah haji 1447H/2026M bisa mencapai Rp1,7 triliun.

"Sementara ini, pokoknya kita bersiap sekitar nyaris Rp1 triliun lebih, Rp1,7 triliun. Tapi jumlah pastinya itu kita bakal hitung ulang," kata Dahnil di Jakarta, Kamis (9/4).

Meski begitu Kemenhaj bakal menghitung ulang dan memastikan jumlah pasti selisih kenaikan biaya penerbangan untuk haji tersebut.

"Nanti kita hitung ulang karena

ada perubahan nilai kan. Jadi misalnya kemarin kan avtur itu turun, itu kelak kita sesuaikan," ungkapnya.

Diketahui meningkatnya tensi geopolitik dunia khususnya bentrok antara Iran dan Amerika Serikat nan turut melibatkan Israel, mulai berakibat pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. 

Kenaikan nilai avtur hingga penyesuaian rute penerbangan menjadi aspek utama nan berpotensi mendorong pembengkakan biaya haji.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan tidak menaikan biaya haji 2026 meskipun salah satu komponen ialah avtur untuk bahan bakar pesawat naik. Pemerintah menyebut tak mau memberatkan jemaah haji di tengah lonjakan nilai minyak mentah dunia. (Iam/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia