Biadab! Potret Israel Paksa Sujud Tahanan Global Sumud, Ada WNI?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Video nan dibagikan secara daring menunjukkan para aktivis Global Sumud Flotilla mengalami kekerasan fisik, perlakuan buruk, dan diborgol sembari dipaksa berlutut. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Pasukan polisi Israel memaksa para aktivis pro-Palestina nan ditahan dari kapal support menuju Gaza untuk bertimpuh dengan tangan terikat di belakang punggung mereka di pelabuhan Ashdod, Israel, Rabu (20/5/2026). Insiden tersebut memicu kritik dari sejumlah pemimpin asing hingga pejabat di dalam pemerintahan Israel sendiri. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Video nan dibagikan secara daring menunjukkan para aktivis Global Sumud Flotilla mengalami kekerasan fisik, perlakuan buruk, dan diborgol sembari dipaksa berlutut.

Video nan beredar pada sosial media menunjukkan para aktivis Global Sumud Flotilla mengalami kekerasan fisik, perlakuan buruk, serta diborgol sembari dipaksa bertimpuh setelah kapal mereka dicegat pasukan Israel di perairan internasional lepas pantai Siprus saat dalam perjalanan menuju Gaza.  (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Video nan dibagikan secara daring menunjukkan para aktivis Global Sumud Flotilla mengalami kekerasan fisik, perlakuan buruk, dan diborgol sembari dipaksa berlutut.

Dalam rekaman itu, Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, terlihat berada di letak ketika para aktivis menerima perlakuan keras dari abdi negara Israel.  (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Video nan dibagikan secara daring menunjukkan para aktivis Global Sumud Flotilla mengalami kekerasan fisik, perlakuan buruk, dan diborgol sembari dipaksa berlutut.

Menurut penyelenggara Global Sumud Flotilla, sebanyak 430 aktivis berada di atas kapal tersebut, termasuk penduduk negara Italia dan Korea Selatan. Mereka ditahan setelah kapal support nan menuju Gaza dicegat pasukan Israel pada Selasa (19/5/2026) dan kemudian dibawa ke pelabuhan Israel. Sebelumnya sempat dilaporkan juga terdapat tujuh WNI nan ditangkap. Belum diketahui apakah mereka pun berada dalam kapal. CNBC Indonesia tetap mengonfirmasi ke Kementerian Luar Negeri. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Video nan dibagikan secara daring menunjukkan para aktivis Global Sumud Flotilla mengalami kekerasan fisik, perlakuan buruk, dan diborgol sembari dipaksa berlutut.

Ben-Gvir juga mengunggah video di platform X nan memperlihatkan abdi negara memaksa seorang aktivis bertimpuh setelah meneriakkan “Bebaskan Palestina”. Dalam video itu tampak puluhan aktivis lain bertimpuh berbanjar di area terbuka dengan tangan terikat, sementara tentara bersenjata beroperasi di sekitar lokasi. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir bereaksi saat para aktivis armada ditahan oleh pasukan Israel di Pelabuhan Ashdod, Israel, dalam cuplikan layar nan diambil dari video nan dirilis pada 20 Mei 2026.

“Mereka datang sebagai pahlawan besar. Lihat mereka sekarang. Mereka bukan pahlawan dan bukan apa-apa,” ujar Ben-Gvir dalam video tersebut sembari membawa bendera Israel berukuran besar dan melangkah melewati para aktivis nan ditahan. (Office Of Itamar Ben Gvir/Handout via REUTERS)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News