Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 11 Agustus 2026 |11:15 WIB

BI Prediksi Penjualan Eceran Masih Lesu di Juli 2026 (Foto: BI)
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2026 diprakirakan tumbuh sebesar 0,9 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sehingga mencapai level 224,4. Namun, secara bulanan diperkirakan menurun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, peningkatan penjualan tersebut didorong oleh kenaikan penjualan pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, disertai pertumbuhan positif pada Kelompok Suku Cadang dan Aksesori serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya.
“Secara bulanan, penjualan satuan pada Juli 2026 diprakirakan menurun sebesar -0,3 persen (mtm), dipengaruhi oleh normalisasi permintaan pasca periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah,” kata Denny dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Meski demikian, BI menilai keahlian penjualan pada Juli 2026 tersebut lebih baik dibandingkan Juli 2025 nan turun -4,1 persen (mtm).
Pada Juni 2026, IPR tercatat sebesar 225,0. Kinerja tersebut ditopang oleh tetap tumbuhnya penjualan secara tahunan pada Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan Barang Lainnya.
Secara bulanan, penjualan satuan pada Juni 2026 tercatat tumbuh sebesar 0,7 persdn (mtm), lebih baik dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya nan tercatat turun sebesar -1,5 persen (mtm).
“Perkembangan tersebut sejalan dengan terjaganya permintaan selama periode HBKN dan libur sekolah,” ungkap Denny.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·