BGN: Tak Ada Insentif Rp 6 Juta/Hari untuk SPPG Libur, Hemat Anggaran Rp 3 T

Sedang Trending 59 menit yang lalu
Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) nan diduga membikin sejumlah siswa di SMPN 1 Cisarua mengalami keracunan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). Foto: kumparan

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nan tidak beraksi selama masa libur sekolah tidak bakal menerima insentif operasional harian sebesar Rp 6 juta.

Wakil Kepala BGN sekaligus ahli bicara, Agustina Arumsari, mengatakan ketentuan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026 tentang penyesuaian operasional SPPG selama periode hari libur dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Di dalam SE ini menegaskan bahwa dengan tidak didistribusikannya MBG, maka seluruh SPPG nan tidak beraksi tidak bakal mendapat insentif. Nah, itu garis bawah nan penting,” kata Sari dalam bertemu pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta Pusat, Kamis (18/6).

Menurut Sari, kebijakan tersebut diambil untuk optimasi tata kelola operasional, efisiensi sumber daya, dan standarisasi penyelenggaraan Program MBG.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional sekaligus Juru Bicara Agustina Arumsari saat konvensi pers mengenai Libur Sekolah-Libur MBG di Kantor Pusat Badan Gizi Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Lebih lanjut dia menjelaskan, selama ini terdapat SPPG nan menerima insentif operasional meski belum melayani penerima faedah secara penuh.

“Setiap SPPG nan selama ini mendapat insentif sebesar Rp 6 juta per hari, walaupun tidak melakukan operasionalisasi secara penuh, misalnya penerima manfaatnya belum mencapai 3.000, maka dalam SE ini ditegaskan bahwa saat MBG tidak didistribusikan, SPPG nan tidak beroperasi, tidak bakal mendapat insentif,” ujarnya.

Sari menyebut penghentian sementara pemberian insentif selama masa libur sekolah berpotensi menghasilkan penghematan anggaran nan signifikan.

“Kalau kita memandang nomor jumlah SPPG nan telah beroperasi, 27.820 dikalikan dengan insentif per hari itu selama 18 hari, maka kita sudah bisa melakukan efisiensi insentif SPPG itu sebesar Rp 3 triliun 4 miliar 560 juta. Lumayan angkanya,” ucapnya.

Sebagai informasi, operasional program Makan Bergizi Gratis bakal dihentikan selama libur sekolah terhitung mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan