BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan rencana mencoret sekolah swasta elite dari daftar penerima faedah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rencana ini sedang dimatangkan. Langkah tersebut diambil sebagai upaya dari penataan ulang alias refocusing penerima faedah agar program lebih tepat sasaran.

"Sedang kita hitung, jadi kelak kami umumkan berikutnya. nan jelas betul bahwa kita sedang sisir, misalnya sekolah-sekolah swasta khususnya nan elite misalnya gitu kan tidak perlu MBG (Makan Bergizi Gratis)," kata Sudaryono dalam bertemu pers di Kantor BGN, Jumat (7/8).

BGN sudah mulai berkomunikasi dengan pihak sekolah. Baik kepala sekolah maupun komite serta orang tua siswa mengenai penerimaan program MBG. Hasilnya, ada ratusan sekolah swasta nan menyatakan tak perlu MBG lagi.

"Yang jelas kan ini bagian dari komunikasi, ada beberapa sekolah tuh ada berapa ada sekian ratus lah itu nan sudah menyatakan tidak perlu," jelas Sudaryono.

"Ada rata-rata sekolah swasta nan memang minta maaf, mungkin biayanya cukup tinggi dan tidak perlu memerlukan adanya MBG di sekolahnya gitu," sambungnya.

Mantan Wakil Menteri Pertanian ini menegaskan, pemerintah tidak bakal memaksakan pemberian MBG kepada sekolah nan sudah menyatakan tidak membutuhkan. Sebab prinsip dari penyelenggaraan MBG adalah ditujukan kepada golongan nan berkuasa menerima manfaat.

"Intinya adalah ini pendemokrasian gizi. Semua nan berkuasa menerima kita berikan, selain nan tidak mau," kata dia.

Terkait info sekolah nan tak bakal dapat MBG, Sudaryono tetap enggan mengungkapnya. Dia menyebut perihal itu tetap dalam kajian dan bakal disampaikan jika sudah tuntas semua prosesnya.

"Tapi nomor info pastinya ya sudah ada bergerak tapi mungkin enggak bisa saya sampaikan di sini ya, kelak jika sudah final paling tidak kami bisa sampaikan," tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita