Pelatih timnas Belgia Rudi Garcia.(AFP/ALEX GRIMM / GETTY IMAGES NORTH AMERICA )
PELATIH timnas Belgia, Rudi Garcia, mengakui bahwa pertandingan pembuka di turnamen sebesar Piala Dunia selalu menyajikan tantangan mental dan teknis nan berat. Hal ini disampaikan Garcia setelah The Red Devils dipaksa bermain seri 1-1 oleh timnas Mesir pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 nan berjalan di Seattle Stadium, Selasa (16/6/2026) WIB.
Menghadapi salah satu kekuatan utama dari benua Afrika, Belgia kudu berjuang ekstra keras untuk mengamankan satu poin. Garcia menekankan bahwa intensitas pertandingan pertama sering kali tidak terduga.
"Laga pertama dalam kejuaraan seperti Piala Dunia selalu sulit, terutama saat menghadapi salah satu tim terbaik Afrika seperti Mesir. Hal terpenting adalah kami tetap berada dalam pertandingan," ujar Garcia sebagaimana dilansir dari laman resmi FIFA.
Jalannya Pertandingan
Belgia sempat dikejutkan oleh permainan disiplin dan serangan kembali sigap Mesir. Gawang Belgia bedah lebih dulu pada menit ke-19 melalui tindakan Emam Ashour. Tertinggal satu gol membikin skuat didikan Rudi Garcia meningkatkan intensitas serangan, namun pertahanan rapat Mesir sempat membikin frustrasi barisan depan Belgia hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, perubahan strategi dilakukan oleh pembimbing asal Prancis tersebut. Tekanan demi tekanan nan dilancarkan, terutama melalui pergerakan Romelu Lukaku, akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66. Bek Mesir, Mohamed Hany, melakukan gol bunuh diri setelah mencoba menghalau tekanan dari Lukaku di dalam kotak penalti.
Statistik Pertandingan Grup G: Belgia vs Mesir
| Skor Akhir | 1 | 1 |
| Pencetak Gol | Mohamed Hany (OG 66') | Emam Ashour (19') |
| Stadion | Seattle Stadium, Seattle | |
Peran Pemain Cadangan
Garcia menilai keberhasilan timnya menyamakan kedudukan tidak lepas dari kontribusi kolektif seluruh skuat. Ia secara unik memuji para pemain nan masuk dari bangku persediaan lantaran bisa mengubah dinamika permainan saat tim sedang buntu.
"Kami bisa menyamakan kedudukan berkah pemain nan masuk dari bangku cadangan. Hal itu menunjukkan sungguh pentingnya seluruh pemain dalam skuad ini," tutur mantan pembimbing AS Roma tersebut.
Meski kandas meraih poin penuh di laga perdana, Garcia tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas permainan kedua tim. Menurutnya, pertandingan tersebut merupakan tontonan berbobot tinggi nan mempertemukan dua tim dengan style bermain nan berbeda namun sama-sama kuat.
Dengan hasil seri ini, Belgia dan Mesir sekarang sama-sama mengoleksi satu poin di klasemen sementara Grup G. Persaingan untuk memperebutkan tiket ke babak gugur dipastikan tetap sangat terbuka lebar bagi kedua tim di pertandingan-pertandingan selanjutnya. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·