BEI Jamin Stabilitas Pasar Saham Aman selama Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
BEI Jamin Stabilitas Pasar Saham Aman selama Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) berbareng Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari ) melangkah berbareng sebelum menyampaikan hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan(MI/Usman Iskandar)

PASAR finansial nasional dihadapkan pada dinamika baru menyusul proses transisi kepemimpinan di bank sentral. Menanggapi situasi ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara tegas memastikan bahwa stabilitas pasar saham domestik tetap terjaga dengan baik di tengah pergantian pucuk ketua Bank Indonesia (BI).

Keyakinan ini disampaikan langsung oleh Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy. Menurutnya, fondasi pasar modal Indonesia tetap sangat kokoh dan didukung penuh oleh tingkat kepercayaan penanammodal nan tinggi, baik dari kalangan domestik maupun asing.

Kepercayaan Investor Domestik dan Asing Tetap Tinggi

Irvan mengungkapkan bahwa berasas komunikasi intensif nan telah dilakukan dengan beragam pihak, termasuk penanammodal global, minat terhadap instrumen investasi di Indonesia tidak mengalami penurunan nan signifikan. Para pelaku pasar luar negeri dinilai tetap memandang pasar finansial Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi nan sangat menarik.

"Selama ini saya lihat penanammodal juga tetap sangat confidence dengan market kita, jadi saya percaya bahwa penanammodal juga punya penilaian nan baik. Kita juga ketemu dengan beberapa pihak-pihak luar (asing) nan tetap meyakini bahwa market Indonesia itu market nan menarik bagi mereka. Tinggal it's a matter of time lah," ujar Irvan ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (28/7).

Lebih lanjut, dia juga mengingatkan para penanammodal agar senantiasa memandang posisi kompetitif pasar saham tanah air nan secara historis dan esensial tetap menduduki jejeran teratas di area regional Asia.

"Jadi ya tetap percaya bahwa market kita ini tetap salah satu market nan terbaik nan ada di regional kita (Asia). Dan InsyaAllah kita bakal rebound (berbalik menguat) dan bakal terus maju di tahun-tahun mendatang," ujar Irvan.

Imbauan Agar Investor tidak Panik Menghadapi Dinamika Ekonomi

Menghadapi beragam tantangan ekonomi dunia maupun domestik, BEI mengimbau para penanammodal agar tetap tenang, rasional, dan menghindari kepanikan. Transisi kepemimpinan di tubuh bank sentral dipandang sebagai siklus ekonomi nan wajar dan telah teruji dilewati oleh Indonesia pada periode-periode sebelumnya.

Irvan juga menyoroti bahwa tahun ini merupakan periode nan cukup menantang bagi perekonomian nasional secara keseluruhan, nan turut dipengaruhi oleh beragam aspek eksternal maupun sentimen dunia seperti tensi geopolitik hingga dinamika lembaga pemeringkat.

"Ya jangan panik, ya maksudnya kan dinamika ekonomi, dinamika sosial, dinamika politik. Selama ini investor-investor sudah mengalami ya. Ya kan tahun ini kan jika dibilang tahun nan sangat tough banget buat Indonesia, nggak hanya pasar modal tapi perekonomian kita, pemerintah kita ya, mulai dari perang lah, MSCI, Moody’s, dan nan lain," ujar Irvan.

Mekanisme Transisi dan Plt Gubernur Bank Indonesia

Pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia bermulai ketika Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri dari Gubernur BI Perry Warjiyo. Proses lanjutan dari pengunduran diri tersebut bakal diproses sesuai dengan koridor norma nan bertindak dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

Untuk memastikan roda organisasi dan kebijakan moneter tetap melangkah tanpa hambatan, posisi puncak ketua bank sentral bakal diisi sementara waktu oleh pejabat pelaksana tugas sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Untuk selanjutnya sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia, kedudukan Gubernur Bank Indonesia bakal secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior nan selanjutnya bakal menjalankan seluruh tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara. Di dalam catatan nan dimaksud dengan Deputi Gubernur Senior adalah ibu Destry Damayanti," kata Prasetyo

Dengan ditunjuknya Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara hingga ditetapkannya gubernur definitif, diharapkan stabilitas sektor moneter dan pasar finansial dapat terus bersinergi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. (Ant/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia