Bechkam Putra(FIFA)
PEMAIN timnas Indonesia Beckham Putra mengalami perundungan saat memihak timnas Indonesia. Gelandang muda Persib Bandung itu dikabarkan menjadi sasaran cemoohan dalam dua laga FIFA matchday melawan Oman dan Mozambik.
Beckham dilaporkan menerima provokasi bersuara negatif dari sejumlah suporter seusai laga melawan Oman pada 5 Juni lalu. Perlakuan serupa disebut kembali terjadi saat timnas Indonesia menghadapi Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6) malam.
Ketegangan apalagi sempat terlihat setelah pertandingan. Beckham terlibat adu mulut dengan oknum suporter di tribun stadion. Situasi itu nyaris memanas sebelum akhirnya dihentikan oleh Kevin Diks nan menarik Beckham menjauh dari pinggir dekat tribun.
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan segala corak diskriminasi, perundungan, maupun rasisme tidak mempunyai tempat dalam sepak bola Indonesia.
"Dalam Statuta PSSI dan FIFA Global Stand Against Racism mengutuk segala tindakan diskriminasi, bullying, dan rasisme. Tindakan tersebut juga patut ditindak agar tidak ada lagi diskriminasi, bullying, dan rasisme dalam sepak bola," kata Erick melalui unggahan di media sosial, Rabu (10/6).
Erick menekankan seluruh pemain timnas Indonesia memberikan pengorbanan besar demi mengharumkan nama bangsa. Karena itu, mereka berkuasa mendapatkan support dan perlindungan dari seluruh komponen sepak bola nasional.
"Seluruh pemain timnas Indonesia telah berjuang mengorbankan segalanya demi Merah Putih. Mereka adalah aset bangsa nan wajib kita jaga bersama. Tidak ada ruang untuk tindakan bullying dan diskriminasi di sepak bola Indonesia," tegasnya.
Situasi tersebut memicu keprihatinan lantaran terjadi ketika Beckham mengenakan seragam Merah Putih. Sejumlah pihak menilai perlakuan itu menunjukkan tetap adanya sebagian oknum nan belum bisa memisahkan rivalitas antarklub dengan kepentingan timnas. (Dhk/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·