Baznas RI dan Pemkab Majalengka Bangun Sinergi Wujudkan Kemandirian Ekonomi Berbasis Masjid

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Baznas RI dan Pemkab Majalengka Bangun Sinergi Wujudkan Kemandirian Ekonomi Berbasis Masjid Ilustrasi(Dok Istimewa)

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menjajaki sinergi strategis guna mewujudkan kemandirian ekonomi para mustahik melalui optimasi potensi berbasis masjid.

Penjajakan tersebut dibahas dalam agenda audiensi jejeran Pemkab Majalengka nan berkomitmen menyinergikan beragam program pemberdayaan, terutama 13 program prioritas nasional, di Kantor Baznas RI, Jakarta. 

Pimpinan Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengungkapkan bahwa dari 13 program prioritas nan ada, Baznas Microfinance Masjid (BMM) menjadi program terdekat nan siap diakselerasi lantaran Majalengka dinilai mempunyai ekosistem Unit Pengumpul Zakat (UPZ) nan sangat kuat hingga menyentuh level Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

"Program kami jelas ada 13 prioritas untuk se-Indonesia dan jika bisa Majalengka kelak menjadi model, sebagai model percontohan nasional dalam pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis masjid," jelas Sodik Mudjahid dilansir dari keterangan resmi, Selasa (28/7). 

Sodik meyakini program pemberdayaan berbasis masjid tersebut bakal melangkah optimal dalam meningkatkan kesejahteraan umat, didukung oleh modal awal dari Baznas serta terbukanya ruang kerjasama permodalan berbareng pihak lain. 

"Untuk modal insyaallah ada, tapi ini legalitasnya koperasi nanti. Jadi DKM masjid itu baiknya semua punya lembaga koperasi ya. Nah, pioneering di Majalengka," katanya.

Lebih lanjut, Sodik menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih nan mendalam atas support luar biasa dari Pemkab Majalengka dalam membesarkan dan memfasilitasi pengembangan Baznas di wilayah tersebut.

"Terima kasih Bapak sudah mendukung tata kelola amal dengan luar biasa, sembari tentu adalah membesarkan Baznas Kabupaten nan sudah Bapak besarkan selama ini," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi pionir sekaligus model percontohan nasional dalam penyelenggaraan program pemberdayaan ekonomi keumatan nan diinisiasi oleh Baznas RI.

Menurutnya, kesiapan tersebut merupakan bentuk komitmen kuat pemerintah wilayah nan dapat menyelaraskan anggaran agar sejalan dengan program-program strategis dari Baznas RI.

"Kalau beliau (Ketua Baznas) punya program strategis nan perlu ada pionir, Majalengka siap, jadi bukan hanya kebijakannya, support penganggaran pun biar bersinergi," katanya.

Di sisi lain, Ketua Baznas Majalengka, Agus Asri Sabana, mengatakan daerahnya telah mempunyai kesiapan ekosistem amal nan sangat matang dan terstruktur penuh hingga ke tingkat akar rumput.

"Kalau di wilayah lain baru UPZ desa dan kelurahan, jika Majalengka udah UPZ double, desa sama masjid. Ini tidak terlepas dari dorongan Bupati, karena kegiatan-kegiatan keagamaan beliau selalu support," ujarnya. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia