Baznas dan GPI Jajaki Sinergi Penguatan Zakat dan Pemberdayaan Umat

Sedang Trending 14 menit yang lalu
Baznas dan GPI Jajaki Sinergi Penguatan Zakat dan Pemberdayaan Umat Baznas dan Gerakan Pemuda Islam menjajaki kerja sama strategis dalam tata kelola zakat.(Baznas)

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerima kunjungan audiensi dari ketua dan delegasi Gerakan Pemuda Islam (GPI) di Kantor Baznas RI, Jakarta, Jumat (21/8). Pertemuan ini bermaksud menjajaki sinergi strategis dalam memperkuat tata kelola zakat serta mendorong percepatan program pemberdayaan umat.

Penjajakan kerja sama antara lembaga amal negara dan organisasi pemuda nan berdiri sejak 2 Oktober 1945 tersebut berfokus pada sejumlah program prioritas. Di antaranya adalah penyaluran wakaf Al-Qur'an saku ke wilayah pelosok, penanaman mangrove, pemberian beasiswa, penguatan Mualaf Center, hingga optimasi penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui skema co-fundraising.

Pimpinan Baznas RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya membuka ruang kerjasama seluas-luasnya bagi GPI. Kerja sama ini diharapkan dapat mencakup penerapan konsep Green Zakat hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat secara luas.

"Kerja sama dengan Baznas ini bisa mencakup dua hal, pertama mengenai penyaluran program keumatan dan kedua mengenai fundraising alias penghimpunan biaya bersama," ujar Rizaludin saat menerima delegasi GPI.

Rizaludin meyakini bahwa jaringan luas dan militansi kuat nan dimiliki kader GPI bakal menjadi modal berbobot dalam menyukseskan beragam agenda keumatan Baznas RI. Selain itu, dia mendorong organisasi kepemudaan untuk mulai masuk ke ranah pengelolaan biaya publik secara ahli dan transparan.

"Kami mendorong lembaga-lembaga kepemudaan untuk mulai masuk ke pencarian biaya publik dan kami siap memfasilitasi teman-teman GPI nan mau belajar tata kelola fundraising di Baznas," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Khoirul Amin, menyambut positif kesempatan kerjasama ini. Menurutnya, silaturahmi ini merupakan langkah awal untuk menyelaraskan program-program keumatan nan sejalan dengan visi kedua belah pihak.

Sinergi nan ditawarkan mencakup beragam tindakan nyata, mulai dari pengedaran wakaf Al-Qur'an saku ke pesantren tahfiz di wilayah terpencil, aktivitas pelestarian lingkungan di area terdampak abrasi, hingga penyediaan akses danasiwa bagi pemuda kurang mampu.

"Bagaimana kemudian silaturahmi ini bisa dilanjutkan pada merumuskan program, sehingga kami dibantu untuk merealisasikan program-program keumatan berbareng Baznas nan sevisi dan seperjuangan," pungkas Khoirul Amin. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia