Niko Prayoga
, Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |12:23 WIB

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
BEKASI - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, memastikan bahwa seluruh korban nan dievakuasi dalam tragedi tabrakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur merupakan perempuan.
Hal itu diungkapkan saat sesi wawancara menghadang berbareng awak media di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4/2026).
“Seratus persen nan kita pemindahan perempuan,” kata Syafii.
Ia menegaskan bahwa seluruh korban telah diserahkan kepada tim medis untuk dirujuk ke rumah sakit terdekat, salah satunya adalah RSUD Kota Bekasi.
“Jadi, seluruh korban nan kita evakuasi, baik itu secara langsung maupun dengan proses ekstrikasi, semuanya kita serahkan ke tim medis nan langsung dirujuk ke rumah sakit nan sudah ditentukan,” ucap beliau.
Disinggung mengenai identitas korban, Syafii mengungkapkan bahwa perihal tersebut bukanlah kewenangannya. Oleh lantaran itu, dia tidak bisa mengidentifikasi alias merilis identitas korban kepada publik.
“Tentunya bukan saya nan mempunyai kewenangan mengenai dengan identitas korban dari hasil operasi SAR nan kita laksanakan,” pungkasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·