Bareskrim Tangkap Kurir Narkoba di Dumai, 50 Cartridge Vape Etomidate Disita

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggagalkan peredaran gelap narkotika jaringan internasional di wilayah Dumai, Riau. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seorang kurir, Ricky Ramadhan (29).

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyebut pengungkapan bermulai dari info masyarakat mengenai adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah Dumai, Duri, dan Pekanbaru. Barang haram tersebut diduga masuk dari Malaysia melalui jalur laut di perairan Rupat, Riau.

"Transaksi tersebut diduga merupakan bagian dari jaringan penyelundupan narkotika internasional melalui jalur laut dari Malaysia menuju wilayah Indonesia, tepatnya di perairan Rupat, Provinsi Riau," kata Eko melalui keterangannya, Senin (24/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menindaklanjuti info itu, tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri nan dipimpin Kombes Handik Zusen melakukan penyelidikan dan membuntuti gerak-gerik mencurigakan Ricky nan tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat. Dia diketahui menuju sebuah hotel nan berada di area Jalan Jenderal Sudirman, Dumai Timur.

Saat tiba di parkiran hotel, interogator langsung melakukan penangkapan. Saat ditangkap, ditemukan narkotika di dalam tas nan dibawa pelaku.

"Tim mendapati identitas orang tersebut adalah Ricky Ramadhan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan peralatan bukti narkotika di dalam sebuah tas," jelas Eko.

Dari tangannya, interogator menyita sejumlah peralatan bukti berupa empat balut putih berisi narkotika jenis sabu, satu dus mini berisi 50 buah cartridge nan mengandung etomidate, duit tunai Rp 200 ribu sebagai bayaran jalan, satu unit HP Android merek OPPO serta satu unit sepeda motor Honda Beat.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Ricky mengaku diperintah seorang wanita berjulukan Dewi nan berada di Pekanbaru. Komunikasi dilakukan melalui aplikasi WA untuk menjemput sabu di Dumai dan mengantarkannya ke wilayah Duri, Bengkalis.

Ricky, lanjut Eko, mengaku telah menerima duit operasional sebesar Rp 700 ribu melalui transfer bank digital. Rencananya, Ricky dihubungi oleh pihak lain setiba di titik tujuan di Kota Duri.

"Bahwa Dewi mentransfer duit melalui rekening SeaBank sebesar Rp 700 ribu nan digunakan sebagai duit jalan Ricky Ramadhan," tutur Eko.

"Bahwa Dewi memerintahkan Ricky untuk mengantarkan narkotika tersebut ke wilayah Kota Duri, Bengkalis, Riau, dan selanjutnya bakal ada pihak nan menghubungi kembali Ricky Ramadhan setelah tiba di Kota Duri," sambungnya.

Saat ini, tersangka dan peralatan bukti telah dibawa ke instansi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik sekarang tengah melakukan pengembangan untuk memburu sosok Dewi serta pihak-pihak lain nan terlibat dalam jaringan ini.

(ond/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News