Banyak Truk Sumatera Isi BBM Full Tank di Banten, Pemprov Minta Tambah Kuota

Sedang Trending 49 menit yang lalu

Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meminta agar kuota bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar, ditambah. Penyebabnya, banyak truk dari dan menuju Sumatera nan mengisi tangki hingga penuh alias full di Banten.

"Kuota nan biasa hari-hari cukup untuk Banten, sekarang kita ada serbuan lantaran kita kan jembatan Jawa-Sumatera. Jadi nan truk nan mau ke Sumatera, itu ngisi bensin misal dari Jakarta ya, ngisinya pas Jakarta. Pas mau nyeberang, dia ngisi dulu di kita, dipenuhin (full)," kata Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten Ari James Faraddy, Jumat (23/10/2026).

"Dan sebaliknya juga sama. Kalau misalkan dari Sumatra mau ke Jakarta alias ke Jawa Barat. Dari Sumatera-nya dia diringasin (dipaskan), pas sampai Merak, Banten, dia isi lagi full. Jadi kan, 'Kok sigap habis'. Ya, lantaran di Sumatera kan langka BBM-nya," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi tersebut membikin stok BBM di lapangan sigap lenyap sebelum akhirnya diisi kembali. Karena itu, Pemprov Banten berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk menambah kuota BBM.

"Sekarang kan distribusinya kan harusnya stoknya cukup, rupanya kan enggak. Sehingga butuh pengiriman lagi. Nah, kita disuplai dari Tanjung Gerem sama Plumpang. Nah, sekarang itu kemarin itu kan ada, bukan kemacetan, tapi penumpukan lah, truk-truk nan mau ngisi BBM," katanya.

Menurutnya, Banten semestinya mendapat perlakuan unik lantaran tingginya permintaan BBM. Ia berambisi usulan penambahan kuota tersebut bisa disetujui.

"Nah, saya bilang, ini kan Ring 1 jadinya. Karena Ring 1 ya tolong, diamankan secara kuota. Juga kan sekarang kita tetap aman, tapi kan sampai Desember kita kudu waspada gitu kan, kudu terus-terusan," katanya.

Ari James menyebut pihaknya memantau stok BBM di lapangan setiap hari. Ia tidak mau Banten mengalami kelangkaan seperti di Bali dan wilayah lain nan terdampak.

"Kita memantau day by day sekarang. Jangan sampai ada kelangkaan kayak di Bali, di Jawa Timur, gitu kan," katanya.

(aik/fca)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑