Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |19:12 WIB

Menko Yusril Ihza Mahendra
JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengingatkan bahwa tidak ada satu bagian organisasi nan dapat melangkah sendiri.
“Kebijakan dan jasa nan dihasilkan kudu berujung pada faedah nyata bagi masyarakat,”ujar Yusril saat menghadiri peringatan Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas, di Trinity Tower, Jakarta, dikutip Jumat (23/10/2026).
Dalam aktivitas tersebut juga diberikan pemberian penghargaan kepada pegawai dan mitra, support sosial, serta peluncuran Mars Kemenko Kumham Imipas serta perbincangan berbareng para master hukum.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator R. Andika Dwi Prasetya menekankan pentingnya kesatuan langkah, penyatuan sumber daya, penguatan koordinasi, dan pengurangan sekat-sekat sektoral.
“Sinergi, menurut pesan nan disampaikan dalam rangkaian tersebut, perlu menjadi pedoman dalam penyelenggaraan tugas, bukan hanya semboyan peringatan,” tegasnya.
Menurutnya, Pengabdian kepada bangsa tidak selalu dimulai dari langkah besar. Gagasan nan dituangkan dalam tulisan, produktivitas nan diwujudkan dalam karya, edukasi norma bagi pelajar, hingga kepedulian kepada sesama menjadi bagian dari semangat Hari Bakti ke-2 Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) Tahun 2026.
Dalam forum pembaruan hukum, master norma pidana Harkristuti Harkrisnowo menyoroti pentingnya kesiapan izin pelaksana, kapabilitas kelembagaan, dan kesamaan pemahaman antaraparat.
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·