Awaludin
, Jurnalis-Sabtu, 26 September 2026 |21:59 WIB

Banjir di Bangkok (foto: Xinhua/Rachen Sageamsak)
BANGKOK - Banjir nan meluas di Bangkok, Thailand, memaksa sekitar 980 penduduk dievakuasi ke tempat penampungan sementara. Pemerintah juga memindahkan puluhan pasien dari sejumlah akomodasi kesehatan untuk mengantisipasi kondisi banjir nan belum sepenuhnya stabil.
Dilansir dari trtworld, Sabtu (26/9/2026). Warga nan terpaksa meninggalkan rumah mereka dievakuasi ke lokasi-lokasi nan telah disiapkan pemerintah, termasuk tempat penampungan nan memanfaatkan akomodasi sekolah.
Selain warga, pasien nan terbaring di tempat tidur juga menjadi perhatian petugas. Puluhan pasien dipindahkan dari akomodasi kesehatan terdampak banjir, sementara penduduk nan berjuntai pada peralatan medis disarankan mempertimbangkan untuk tetap berada di rumah sakit selama situasi belum aman.
Pemerintah Bangkok juga terus menyalurkan support kepada penduduk terdampak, termasuk memastikan kesiapan karung pasir untuk menghadapi genangan nan terus meluas.
Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt mengatakan, kondisi banjir mulai stabil. Namun, andaikan hujan berhenti, air diperkirakan tetap memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga hari untuk betul-betul surut.
Situasi tersebut membikin pemerintah tetap meminta penduduk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar rumah.
Sementara itu, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mempersingkat kunjungannya ke Inggris dan memutuskan kembali ke Thailand untuk memantau langsung penanganan musibah banjir.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·