Membuka ruang komunikasi melalui Leadership Connect, nan mempertemukan manajemen dan tenaga kerja dalam perbincangan langsung, membawa Agrinesia meraih sertifikasi Great Place to Work® Certified™.(Dok. PT Agrinesia Raya )
SUMBER daya manusia menjadi salah satu komponen krusial dalam menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan perusahaan. Karena itu, perusahaan perlu menciptakan lingkungan kerja nan tidak hanya mendukung pencapaian sasaran bisnis, tetapi juga memberi ruang bagi tenaga kerja untuk berkembang, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi terbaik.
Upaya membangun lingkungan kerja nan positif dapat dilakukan melalui beragam pendekatan, mulai dari membuka komunikasi antara manajemen dan karyawan, menyediakan kesempatan pengembangan kompetensi, hingga memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan karyawan. Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi PT Agrinesia Raya dalam mengembangkan sumber daya manusia di tengah pertumbuhan perusahaan.
Komitmen tersebut tecermin dari hasil Trust Index Survey nan menjadi dasar Agrinesia meraih sertifikasi Great Place to Work® Certified™ di Indonesia. Sebanyak 87% tenaga kerja menyatakan Agrinesia merupakan tempat kerja nan dahsyat (Great Place to Work), dibandingkan dengan rata-rata perusahaan pada umumnya sebesar 59%.
Hasil tersebut menjadi gambaran mengenai pengalaman tenaga kerja terhadap lingkungan kerja, budaya perusahaan, dan tingkat kepercayaan nan terbangun di dalam organisasi. Bagi perusahaan, pengalaman tenaga kerja menjadi bagian nan perlu terus diperhatikan agar lingkungan kerja dapat mendukung pertumbuhan perseorangan sekaligus organisasi.
Salah satu upaya nan dilakukan adalah membuka ruang komunikasi melalui Leadership Connect, nan mempertemukan manajemen dan tenaga kerja dalam perbincangan langsung. Melalui forum tersebut, tenaga kerja mempunyai kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun beragam perihal nan berangkaian dengan pekerjaan.
Penguatan budaya perusahaan juga dilakukan melalui Culture Ambassador Program Asgardians. Program ini mendorong keterlibatan tenaga kerja dalam menghidupkan nilai-nilai perusahaan sehingga budaya kerja dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, bukan hanya menjadi pedoman umum organisasi.
Kesempatan untuk terus belajar dan meningkatkan keahlian juga menjadi bagian dari strategi pengembangan SDM. Agrinesia menyediakan beragam program pembelajaran dan pengembangan kompetensi, termasuk sesi pembelajaran lintas kegunaan nan memungkinkan tenaga kerja memperluas pengetahuan serta mengembangkan potensi sesuai bidangnya.
Di sisi kesejahteraan, perusahaan menjalankan Employee Wellbeing Program, termasuk SWEAT, nan mendukung kesehatan bentuk dan mental serta membangun kebersamaan antarkaryawan. Berbagai aktivitas olahraga bersama, program apresiasi, dan aktivitas employee engagement juga dilakukan untuk memperkuat hubungan antar tenaga kerja di beragam letak kerja.
Berbagai inisiatif tersebut melangkah dengan merujuk pada nilai budaya GROW, nan terdiri dari Growth Mindset, Respect for Diversity, Obsession for Customer, dan Work in Agility. Nilai tersebut menjadi landasan untuk mendorong tenaga kerja terus bertumbuh, menghargai keberagaman, berorientasi pada pelanggan, serta bisa bekerja secara adaptif.
Managing Director Agrinesia, Rizka Wahyu Romadhona, mengatakan pencapaian sertifikasi Great Place to Work mempunyai makna lebih dari sekadar sertifikasi. Menurutnya, pencapaian tersebut mencerminkan kepercayaan dan kontribusi tenaga kerja dalam membangun lingkungan kerja di perusahaan.
"Kepercayaan dari seluruh karyawanlah nan membawa kita sampai pada pencapaian ini. Kepercayaan nan tumbuh melalui setiap kolaborasi, dukungan, tantangan nan kita lewati bersama, hingga langkah-langkah mini nan kita lakukan untuk menjadikan Agrinesia tempat kerja nan lebih baik. Bagi kami, inilah nan membikin pencapaian Great Place to Work® Certified™ menjadi begitu istimewa," ujar Rizka.
Dengan jumlah tenaga kerja nan mencapai lebih dari 1.500 orang, keterlibatan setiap perseorangan menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dalam membangun budaya kerja. Karena itu, perusahaan berupaya menciptakan ruang nan memungkinkan tenaga kerja merasa dihargai sekaligus mempunyai kesempatan untuk bertumbuh.
"Terima kasih kepada seluruh Agrinesian nan setiap hari, melalui peran dan kontribusinya masing-masing, turut menjadikan Agrinesia tempat nan membanggakan untuk kita tumbuh bersama. Agrinesian adalah argumen kenapa Agrinesia dapat menjadi Great Place to Work," ungkap Rizka.
Menurut Rizka, sertifikasi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus mendengarkan bunyi tenaga kerja dan melakukan evaluasi. Hal-hal nan sudah melangkah baik bakal terus dijaga, sementara aspek nan tetap perlu ditingkatkan menjadi bagian dari proses pengembangan ke depan.
"Sertifikasi ini bukanlah akhir dari perjalanan kami. Justru, ini menjadi pengingat untuk terus menjaga apa nan sudah baik dan bersama-sama memperbaiki apa nan tetap perlu ditingkatkan. Ke depan, kami mau terus menciptakan lingkungan di mana setiap Agrinesian merasa dihargai, didukung untuk bertumbuh, dan bangga menjadi bagian dari Agrinesia," katanya.
Pengembangan SDM dengan demikian tidak hanya berangkaian dengan peningkatan kompetensi, tetapi juga gimana perusahaan membangun lingkungan nan mendukung tenaga kerja dalam menjalankan peran dan berkembang berbareng organisasi. Komunikasi, budaya kerja, pembelajaran, kesejahteraan, dan keterlibatan menjadi bagian nan saling melengkapi dalam membangun pengalaman kerja nan positif.
Melalui pendekatan tersebut, Agrinesia berupaya mempertahankan sekaligus mengembangkan talenta nan dimiliki. Bagi perusahaan, penguatan kapabilitas dan keterlibatan tenaga kerja menjadi bagian dari perjalanan untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan perusahaan. (E-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·