Kabar mengejutkan datang dari bumi musik Jepang. Setelah dua dasawarsa mewarnai industri musik rock, band ikonik SCANDAL resmi mengumumkan bakal bubar.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh para personel di atas panggung setelah sukses menggelar konser ulang tahun ke-20 mereka di Osaka-Jo Hall pada 21 Agustus lalu.
Bagi Haruna, Mami, Tomomi, dan Rina, panggung tersebut bukan sekadar tempat konser biasa.
"Osaka-Jo Hall adalah panggung angan kami berempat saat baru saja membentuk band ini. Selama bertahun-tahun, kami telah merayakan banyak hari krusial di panggung ini," tulis mereka.
Merasa Sudah Mencapai Segalanya
Keputusan bercempera tidak didasari oleh kesedihan, melainkan rasa syukur atas pencapaian. Setelah berkeliling bumi dan mewujudkan banyak mimpi sebagai musisi, SCANDAL merasa ini adalah waktu nan tepat untuk menutup buku.
"Melalui tempat nan telah kami kunjungi, orang orang nan kami temui, dan banyak pengalaman nan hanya bisa kami dapatkan dengan menjalani hidup sebagai SCANDAL, kami berempat merasa kami telah melakukan semua nan kami bisa bersama-sama," ungkap SCANDAL.
Menentukan akhir dari sebuah band dengan personil sama selama 20 tahun tentu bukan perkara mudah. Namun, melalui obrolan panjang, mereka sepakat memberikan babak terakhir nan manis bagi para penggemar.
"Memutuskan gimana langkah mengakhiri band nan telah berbareng selama ini betul-betul sulit. Namun setelah obrolan berkali-kali, kami berempat akhirnya sampai pada konklusi ini," jelas mereka.
Tur Keliling Jepang dan Konser Yokohama Arena
SCANDAL telah menyiapkan "hadiah perpisahan" selama satu tahun penuh untuk para fans setia.
Mulai Oktober mendatang, SCANDAL bakal memulai tur besar nan mencakup seluruh 47 kecamatan di Jepang. Perjalanan ini bakal mencapai puncak pada 21 Agustus 2027, tepat di ulang tahun mereka nan ke-21, dengan sebuah konser solo di Yokohama Arena.
"Selama tahun terakhir kami bersama, kami bakal menghargai setiap pagelaran dan setiap hari, dan kami bakal terus bermain sebagai kami berempat hingga saat terakhir," tutup mereka.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·