Balas Dendam, Iran Bakal Serang Perusahaan Elon Musk di Timur Tengah

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan-perusahaan milik Elon Musk di Timur Tengah jadi sasaran sasaran serangan militer Iran. Ini dilakukan sebagai tindakan balas dendam pada Amerika Serikat (AS).

"Iran menargetkan semua kepentingan mengenai kepemilikan ekonomi Elon Musk di Asia Barat,: kata laporan media pemerintah Iran, Fars, dalam akun Telegramnya, dikutip dari CNBC Internasional, Minggu (14/6/2026).

Fars mengutip sumber nan mengetahui info tersebut mengatakan perusahaan-perusahaan milik Musk disebut mendukung kejahatanperang nan dilakukan AS pada Iran. Termasuk stasiun bumi jasa internet berbasis satelit Starlink milik SpaceX.

Starlink mempunyai peranan kunci pada operasi militer AS melawan Iran. Termasuk mendukung untuk senjata teknologi tinggi, dari drone serangan udara, kapal pengintai dan serangan tanpa awak.

"Republik Islam Iran berkuasa menyerang semua akomodasi mengenai dengan kepemilikan Musk di wilayah tersebut," kata sumber itu.

Ancaman bagi perusahaan teknologi AS bukan kali ini saja dilontarakan Iran. Garda Revolusi Iran pernah menakut-nakuti banyak perusahaan lainnya seperti Nvidia, Apple, Microsoft, dan Google.

Baik SpaceX dan Gedung Putih tidak segera menanggapi soal unggahan Fars.

Sementara itu, AS dan Iran tengah berproses untuk melakukan kesepakatan perdamaian. Presiden Donald Trump mengatakan draf bakal segera ditandatangani pada Minggu hari ini.

Setelah tandatangan dilakukan, maka Selat Hormuz nan selama ini diblokade Iran bakal segera dibuka untuk semua pihak.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News