Presiden Partai Buruh Said Iqbal tiba di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6), jelang dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.
Pantauan di lokasi, Said tiba pada pukul 15.50 WIB dengan mengenakan setelan jas komplit dengan kaca hitam. Tampak dia didampingi oleh anak dan istrinya.
"Pada hari ini saya dapat undangan semalam dari Letkol Teddy untuk pelantikan sebagai penasihat unik Presiden Republik Indonesia untuk bagian Ketenagakerjaan menurut Perpres Nomor 137 tahun 2024 alias 106 tahun 2025 kedudukannya setingkat menteri," ujarnya.
Ke depan, Said memastikan bakal memberikan masukan dan kajian kebijakan mengenai ketenagakerjaan kepada Presiden.
"Tentu kelak saya hanya memberikan banyak masukan kepada Presiden jika diminta maupun tidak diminta dan membikin kajian kebijakan," ujarnya.
Said juga mengungkapkan argumen dirinya memilih masuk ke dalam jejeran Kabinet Merah Putih. Ia menilai Prabowo mempunyai keberpihakan kepada buruh.
"Setelah didiskusikan di KSPI dan kawan-kawan pekerja kami memutuskan untuk berjuang melalui di dalam. Secara platform perjuangan, keberpihakan Presiden Prabowo dan kaum rakyat mini mendorong kami untuk berikan masukan. Jadi menjaga keseimbangan," tandas dia.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan pelantikan pejabat, Senin sore. Salah satu nan bakal dilantik adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal.
Said menyampaikan dia telah mendapat telepon dari Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya untuk pelantikan sore ini. Nama Said sebelumnya tengah digodok Istana untuk masuk kabinet.
"Iya, jam 16.30 dilantik di Istana. Ditelepon semalam oleh Pak Seskab Letkol Teddy," ujar Said kepada wartawan, Senin (8/6).
Said mengatakan bakal dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.
"Sebagai Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri sesuai Perpres Nomor 137/2024," kata Said.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·