Bahlil Tegaskan Harga BBM Subsidi tak Akan Naik

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Bahlil Tegaskan Harga BBM Subsidi tak Akan Naik Antrean panjang kendaraan bermotor mengisis bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Pertalite di SPBU Kramat, Senen, Jakarta, Rabu (10/6/2026).(MI/Usman Iskandar)

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan nilai bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak bakal mengalami kenaikan meski kondisi geopolitik dunia tetap berpotensi memengaruhi nilai minyak dunia.

Menurut Bahlil, nan paling krusial bagi masyarakat adalah kepastian bahwa BBM subsidi tetap dijaga pemerintah. Sebab, porsi konsumsi BBM nasional tetap didominasi oleh jenis nan mendapat subsidi.

"Yang krusial adalah BBM subsidi itu tidak bakal naik. Itu nan paling penting. Karena total pemakaian BBM 80% itu subsidi, nan nonsubsidi itu 20%, itu kan bagi nan mampu. Tapi jika nan 80% itu tetap menjadi bagian nan ditanggung oleh pemerintah, ialah subsidi," kata Bahlil kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Senin (3/8).

Pernyataan itu disampaikan saat merespons pertanyaan mengenai penurunan harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax. Bahlil menegaskan sejak awal pemerintah telah menerapkan sistem penyesuaian nilai untuk BBM nonsubsidi nan mengikuti pergerakan nilai minyak mentah bumi alias Indonesian Crude Price (ICP).

Karena itu, perubahan nilai BBM non-subsidi bakal berjuntai pada kondisi pasar internasional. Ketika nilai minyak bumi turun, nilai BBM non-subsidi bakal ikut terkoreksi. Sebaliknya, jika nilai minyak kembali naik, maka penyesuaian nilai juga bakal mengikuti kenaikan tersebut.

"Menyangkut dengan BBM nan non-subsidi, itu harganya memang bakal mengikuti nilai pasar dunia, ICP. Jadi jika nilai dunianya turun, dengan sendirinya bakal terkoreksi. Tapi jika naik, pasti juga bakal naik," ujar Bahlil.

Ia menambahkan, saat ini nilai minyak bumi tengah mengalami penurunan sehingga sejumlah badan upaya swasta telah melakukan penyesuaian nilai BBM non-subsidi.

"Sekarang kan lagi turun, dan kemudian badan upaya swasta melakukan koreksi terhadap penurunan nilai itu. Nah, sekarang kan lagi turun nih," ucapnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan arah nilai BBM ke depan di tengah dinamika geopolitik global, Bahlil mengatakan perihal tersebut tetap berjuntai pada perkembangan situasi internasional. Namun, dia kembali menekankan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menjaga harga BBM subsidi agar tidak mengalami kenaikan. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia