Bahlil Sebut Iran Buka Ruang Dialog Bagi Kapal Lewat Selat Hormuz

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Bahlil Sebut Iran Buka Ruang Dialog Bagi Kapal Lewat Selat Hormuz

Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)

JAKARTA - Di tengah ketidakpastian bentrok Timur Tengah, kebijakan buka-tutup di Selat Hormuz menjadi sinyal positif bagi ketahanan daya Indonesia. Jalur vital nan selama ini menjadi urat nadi pengedaran minyak bumi itu sekarang mulai memberi ruang bagi kapal-kapal dari negara non-konflik untuk tetap melintas.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut perkembangan ini sebagai 'angin segar' lantaran Iran membuka kembali jalur komunikasi bagi kapal-kapal selain milik Israel dan Iran untuk berbincang sebelum melewati selat. 

"Sekalipun dalam kondisi geopolitik nan sampai sekarang belum ada tanda-tanda bentrok di Timur Tengah itu selesai. Tapi kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz itu sudah mulai ada kebijakan tutup buka," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (17/3/2026).

Bahlil mengatakan, dari perspektif pandang Indonesia, kelonggaran akses di Selat Hormuz mempunyai makna strategis. Sebagai negara net importir minyak, kelancaran jalur ini sangat berpengaruh terhadap stabilitas pasokan BBM dan biaya impor daya nasional.

"Artinya bagi kapal-kapal, bagi negara-negara nan bukan Israel dan Amerika, itu bisa sekarang untuk terjadi komunikasi," lanjutnya. 

Dengan mulai normalnya pergerakan kapal di area tersebut, akibat gangguan pasokan dan lonjakan nilai daya dapat sedikit diredam. Hal ini turut membantu pemerintah menjaga stok daya domestik tetap kondusif menjelang periode konsumsi tinggi seperti Lebaran.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin finance lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com