Bahlil Jamin Stok BBM di Bali Aman, Kapal Distribusi Ditambah 4 Kapal,

Sedang Trending 4 jam yang lalu
Bahlil Jamin Stok BBM di Bali Aman, Kapal Distribusi Ditambah 4 Kapal, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia seusai rapat koordinasi dengan Forkompinda Bali.(MI/Arnoldus Dhae)

MENTERI ESDM Bahlil Lahadalia menjamin jika stok BBM di Bali dijamin aman. Hal ini disampaikan Bahlil usai rapat koordinasi dengan Forkompinda Bali nan hadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Kapolda Bali, Kasdam IX Udayana, Dirut Pertamina, Dirut PT Patra Niaga, Kepala BP Migas dan semua jejeran mengenai lainnya di Depo Pesanggaran, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Senin (19/10). 

"Kami baru selesai Rakor.  Secara nasional persediaan pertalite rons 90 untuk 16 hari sampai 18 hari ke depan. Selain dari pertalite rons 90, semuanya di atas rata-rata 20 hari kedepan. Jadi stok secara nasional tetap kondusif dan nyaman," ujarnya. 

Untuk Provinsi Bali, dia mengakui di dalam kurang sepekan kemarin terjadi antri panjang dan macet. Penyebab utama awalnya adalah keterlambatan kapal nan membawa BBM dari Jawa ke Bali. "Akibatnya terjadi penurunan stok hingga 3 hari berikutnya. Maka terjadilah antrian panjang nan tidak bisa dihindari. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemprov Bali dan seluruh Forkompinda Bali nan sudah bekerja keras mengamankan pengedaran BBM hingga akhirnya lancar dan normal kembali," ujarnya. 

Untuk mencegah terjadi antrian lagi, maka pemerintah pusat sudah menambahkan stok persediaan nan sebelumnya hanya 11 hari, ditambah 4 hari sehingga menjadi 15 hari. Jadi persediaan pertalite rons 90 untuk Bali saat ini bukan lagi 11 hari melainkan 15 hari. Bukan hanya itu. Bahlil juga meminta penambahan kapal pengangkut BBM ke Bali nan awalnya hanya 3 kapal ditambah 4 kapal sehingga menjadi 7 kapal. "Dengan demikian saya percaya Bali sudah tidak macet lagi, tidak antri lagi seperti sepekan kemarin," ujarnya. 

Ia menegaskan bahwa antrian BBM nan berkepanjangan kemarin bukan disebabkan stok BBM terbatas tetapi hambatan teknis internal Pertamina. Arus logistik nan dibenahi sehingga tidak ada lagi antrian panjang seperti nan telah terjadi pekan lalu. 

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi kepada Menteri Bahlil nan sudah berkenan datang ke Bali untuk memandang langsung kondisi nan ada. "Saat ini seluruh SPBU sudah normal. Namun kondisi ini kudu dijaga, dan nan krusial adalah stok BBM selalu tersedia," ujarnya. 

Ia juga meminta kepada SPBU nan tetap sedikit antri agar tetap diberlakukan kebijakan ganjil genap. Kebijakan ini bakal terus diterapkan hingga Jumat (23/10). "Namun itu semua bilamana tetap terjadi antri. Bila sudah normal kembali kondisinya maka boleh langsung dihapus kebijakan ganjil genap," ujarnya. Koster juga menyampaikan bahwa Bali adalah destinasi pariwisata dunia. Apa pun nan terjadi di Bali bakal diketahui dunia. Ia meminta agar kejadian serupa tidak terulang lagi di waktu waktu nan bakal datang. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑