Niko Prayoga
, Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2026 |18:24 WIB

Bahaya Konsumsi Stevia Berlebihan (Foto: Freepik)
JAKARTA — Stevia kerap dipilih sebagai pengganti gula lantaran mempunyai rasa manis tanpa kalori. Meski dinilai lebih sehat dibandingkan gula pasir, master mengingatkan bahwa pemanis alami ini tetap tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan lantaran berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi, dalam unggahan video di kanal YouTube miliknya menjelaskan bahwa stevia merupakan salah satu pilihan nan efektif bagi orang nan mau mengurangi konsumsi gula tanpa kehilangan sensasi rasa manis.
"Stevia ini digunakan buat orang-orang nan mau merasakan sensasi manis, tapi tidak mau kalorinya dirasakan. Sehingga stevia ini bagus banget buat kalian nan sedang menuju untuk menghindari gula," kata dr. Tirta.
Menurutnya, konsentrat stevia mempunyai tingkat kemanisan nan tinggi meski digunakan dalam jumlah sangat sedikit. Keunggulan tersebut membikin stevia banyak dimanfaatkan sebagai campuran minuman, seperti teh dan kopi, terutama oleh mereka nan sedang menjaga berat badan alias mengontrol kadar gula darah.
"Satu tetes rasanya sama aja kayak dua sendok gula, dan kalorinya nol," ujarnya.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·