Bagikan Kisah Inspiratif, CT Ungkap Masa Sulit di Jaman Kuliah

Sedang Trending 43 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Founder & Chairman CT Corp, Chairul Tanjung buka-bukaan soal perjalanan hidupnya kepada generasi muda di Lampung Financial Festival 2026.

Dalam sesi Inspirational Talks, CT mengungkap bahwa sebelum sukses seperti saat ini, dia pernah mengalami periode sulit. Artinya, keberhasilan nan diraih CT hingga menjadi pengusaha besar dilalui dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah.

"Sukses bukan sesuatu nan mudah, semua kudu diperjuangkan. Tidak seperti membaik telapak tangan, diperjuangkan dengan susah payah," ujarnya dalam Lampung Financial Festival, Novotel Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026).

Ia bercerita, saat awal kuliah di Universitas Indonesia, duit saku nan diterimanya dari orang tua sebesar Rp45 ribu untuk 1 Tahun. Hal ini tentunya sangat menyedihkan, lantaran kondisi family CT kala itu tergolong miskin.

Terlebih saat mengetahui, duit saku nan diterima CT tersebut dari hasil menggadaikan kain. Hal itu sontak membuatnya sedih dan bertekat untuk tidak lagi meminta duit ke orang tuanya. "Akhirnya saya tahu, akhirnya saya ubah pola pikir saya," terangnya.

Dari situ dia putar otak dan berpikir gimana menghasilkan uang, demi memenuhi kebutuhan hidup dan biaya kuliah. Berbagai buahpikiran dan jiwa upaya pun muncul, salah satunya mengambil selisih nilai dari membikin kitab praktikum mahasiswa.

Ia mendatangi kawan nan punya percetakan alias foto copy mini untuk bekerja sama. Karena ujarnya biaya foto copy per lembar cukup mahal nan di patok kala itu Rp500 untuk 1 buku. Namun kawannya berani mengambil untung tipis sebesar Rp150.

"Karena kawan saya ga ambil untung besar, Rp150 saja, saya kembali ke Kampus, saya jual Rp300, dan semua pesan sama saya," ungkap CT.

Hal ini semakin membikin CT percaya diri, bahwa dengan kemauan dan tekat nan kuat, semua bisa dilakukan dengan mudah.

Tak berakhir di situ, CT juga mencari kesempatan lain dengan menjual kaos, tas, sticker, dan sebagainya. Hal ini membuatnya menjadi satu-satunya pengusaha di dalam kampus.

Selain itu buahpikiran lain juga terus tumbuh dengan membawa mesin foto copy ke dalam kampus. Ide ini muncul lantaran letak tempat foto copy lumayan jauh.

"Saya cari tukang mesin foto copy, bagi hasil, tiap pulang saya cek, terus berkembang hingga sampai hari ini," ujarnya.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News