Langkah Kemenhut Agar Orangutan Terhindar Asap Kebakaran Hutan

Sedang Trending 38 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menekankan pentingnya operasi pengamanan orangutan terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Ia mau sosialisasi dan patroli satwa diperkuat lebih masif lagi.

Diketahui, saat ini sudah ada 21 orangutan mengidap ISPA akibat kebakaran rimba dan lahan.

Menurutnya, Kemenhut terus memperkuat kerja sama dengan BKSDA Kalteng dan sejumlah NGO dalam upaya konservasi orangutan.

Saat ini, terdapat tiga NGO nan konsentrasi pada konservasi orangutan Kalimantan, ialah Orangutan Foundation International (OFI), Orangutan Foundation United Kingdom (OF-UK), dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

"Dalam konteks karhutla, dari awal kami juga sudah berkoordinasi, bekerja sama, dan malam tadi, hasil rapat koordinasi kami, kami bakal merapatkan kembali kerja sama ini lebih baik lagi," kata Raja Juli saat mengunjungi area Nyaru Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (5/9/2026).

"Dampak karhutla ini adalah nan paling (terdampak), selain kepada manusia, tentu juga kepada satwa liar. Nah, satgas nan ada selama ini kita perkuat kembali. Jadi, satgas pengamanan satwa liar, ya, di Kalimantan Tengah," tambahnya.

Salah satu langkah nan disiapkan pemerintah adalah menyosialisasikan kembali nomor call center pengamanan satwa liar secara lebih masif kepada masyarakat.

Raja Juli berpesan kepada masyarakat nan menemukan orangutan alias satwa liar lainnya di sekitar permukiman, untuk segera menghubungi nomor 081152185000 nan dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng.

"Dan kemudian kelak siapa nan paling dekat, apakah BOSF, apakah OFI, apakah OF-UK, alias balai kami sendiri, kelak itu nan pertama melakukan rescue (penyelamatan)," kata dia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita