Ayah Korban Pelecehan di Ponpes Pati Lapor ke Polisi sejak 2024, Ngaku Diancam Pelaku

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Ayah Korban Pelecehan di Ponpes Pati Lapor ke Polisi sejak 2024, Ngaku Diancam Pelaku

Ayah Korban Pelecehan di Ponpes Pati Lapor ke Polisi sejak 2024, Ngaku Diancam Pelaku (Yuwantoro)

JAKARTA - Ayah salah satu korban dugaan pelecehan seksual oleh Kiai Ashari, tersangka kasus dugaan pencabulan puluhan santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah mengungkapkan bahwa dirinya telah melaporkan kasus tersebut ke polisi sejak Juli 2024.

1. Melapor sejak 2024

Hal itu disampaikan dalam konvensi pers Hotman 911 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (7/5/2026). Ia mengaku langsung melapor usai mendengar langsung pengakuan buah hatinya dan mencocokkannya dengan keterangan korban lain.

“Saya selaku bapak korban, dari awal saya laporan lantaran saya mendapat keterangan dari anak saya 2024, itu sebelum saya melapor ke pihak nan berkuasa itu nan dikatakan anak saya beberapa temannya saya datangi,” ujarnya.

Ia mengatakan, setelah mendatangi sejumlah kawan anaknya, dirinya menemukan adanya kesesuaian cerita mengenai dugaan tindakan pelecehan nan dilakukan tersangka.

“Ternyata nan dikatakan (teman-red) anak saya itu saya cocok apa nan telah dikatakan anak saya, apa nan dilakukan oleh Pak Kiainya kepada anak-anak tadi. Ya berkenaan dengan masalah itu pelecehan seksual tadi,” katanya.

2. Mengaku Diancam

Menurut dia, proses pelaporan tidak melangkah mudah. Ia mengaku beberapa kali mendapatkan intimidasi dan ancaman dari family pelaku setelah membikin laporan polisi.

“Dalam proses setelah saya laporan, buat laporan itu saya beberapa kali mendapat intimidasi dari family pelaku. Termasuk ancaman,” ucapnya.

Namun, dia menegaskan tidak menyerah lantaran menganggap perjuangan tersebut bukan hanya demi anaknya sendiri, melainkan demi melindungi santriwati lain agar tidak menjadi korban.

“Saya di situ memandang banyak generasi alias anak-anak jadi korban. Itulah nan mulai dari niat saya untuk membuka laporan di Polres. Karena jika dibiarkan itu mungkin saja banyak sekali jadi korban oleh oknum tadi,” katanya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com