Ayah Kenang Sosok Bharatu Valdo yang Tewas Ditembak Sesama Polisi di Pondok Cabe

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Flores Timur -

Bharatu Laurentius Valdo Fernandez tewas tertembak di Mako Polairud Baharkam, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Ayah kandung Valdo, Antonius Fernandez mengatakan anaknya merupakan tulang punggung keluarga.

"Dia sosok nan suka membantu dan muda bergaul. Dia sudah bekerja 6 tahun 7 bulan di Polairud (Tanggerang Selatan). Dia tulang punggung keluarga," ujar Antonius dilansir dari detikBali, Senin (19/10/2026).

Valdo merupakan satu-satunya anak laki-laki dari tiga bersaudara. Kepergian putranya meninggalkan duka mendalam bagi Antonius, nan mengaku tetap terus terkenang sosok anaknya itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama di Polair, 3 tahun belakangan pindah ke Poludara. Anak laki-laki tunggal. Tidak pernah terpikirkan dengan keadaan seperti ini. Sakitnya luar biasa," imbuh Antonius saat mendengar berita kematian anaknya.

Antonius berambisi proses norma terhadap kasus nan menewaskan putranya tetap berjalan. Dia menduga kasus itu merupakan pembunuhan berencana.

"Ini pembunuhan berencana," tandasnya.

Bharatu Valdo dimakamkan di kampungnya di San Dominggo, Flores Timur, Minggu (18/10) siang. Isak tangis family pecah saat upacara pemakaman Bharatu Valdo.

Kapolres Flores Timur, AKBP Gede Putra Yase, mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Bharatu Valdo. Gede Putra menyebut Bharatu Valdo sebagai personil Bhayangkara nan berintegritas dan tulang punggung bagi keluarga.

"Dia pahlawan terbaik untuk family dan lembaga Polri. Kami seluruh jejeran bakal mengenang almarhum sebagai Bhayangkara nan berani berintegritas dan penuh kasih," ujar Gede Putra di sela-sela menghadiri prosesi pemakaman tersebut.

Simak selengkapnyadi sini dandi sini

(isa/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑