Jakarta, CNN Indonesia --
Selebgram Karin Novilda alias nan berkawan disapa Awkarin absen alias mangkir dari panggilan pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan penipuan dan penggelapan biaya perjalanan umrah nan menyeret PT Khazanah Tamma Internasional alias Hanania Group.
Awkarin diketahui dijadwalkan untuk dimintai keterangan pada Senin (8/6) kemarin. Namun, ia tidak datang tanpa alasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karin Novilda (KN) tidak datang tanpa keterangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (9/6).
Selain Awkarin, pada Senin kemarin, interogator juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah selebgram. Yakni, Muhamad Miftahuda alias nan karib disapa Keanu Angelo, Sara Gibson (SG), Audrey Jesselyn (AJ) dan Dara Arafah (DA).
Dari sejumlah nama itu, hanya Keanu nan datang memenuhi panggilan. Dalam pemeriksaan itu, Keanu dicecar 28 pertanyaan mengenai kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran serta legalitas travel tersebut.
"Adapun influencer lain nan dijadwalkan pada hari nan sama, ialah Sara Gibson (SG), Audrey Jesselyn (AJ), dan Dara Arafah (DA), belum datang dan dijadwalkan ulang untuk pemeriksaan pada 12 Juni 2026," tutur Budi.
Sebelumnya, polisi menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional alias Hanania Group berinisial Ahmad Syah Farhan (ASF) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan biaya perjalanan umrah pada Jumat (29/5).
Farhan pun sekarang telah ditahan. Dalam perkara ini, Farhan dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 607 KUHP.
Dari investigasi sementara, terungkap bahwa duit nan disetor calon jemaah digunakan untuk kepentingan di luar proses pemberangkatan jemaah.
Selain itu, duit tersebut juga digunakan tersangka untuk bayar sejumlah influencer dalam rangka promosi paket umrah.
(dis/wis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·