Audi resmi memperkenalkan Nuvolari sebagai supercar pertamanya dengan penggerak hibrida. Menggabungkan mesin 4.000 cc V8 dan suntikan elektrifikasi, Nuvolari jadi model paling berkekuatan nan pernah dibuat Audi.
Mengutip keterangan resmi perusahaan, Audi Nuvolari dibekali sistem penggerak hybrid nan bisa menghasilkan tenaga hingga 1.001 PS alias setara 987 dk.
Rinciannya, mesin nan terletak di depan sumbu roda belakang menyumbang tenaga 800 dk dan torsi 730 Nm. Ada pula tiga motor listrik, masing-masing berkekuatan 147 dk.
Nah, dua motor listrik di depan bisa menyemburkan torsi brutal, ialah 2.150 Nm. Maka tak heran, mobil ini sanggup berakselerasi dari posisi tak bersuara hingga 100 km/jam dalam waktu 2,6 detik.
Tak hanya itu, percepatan 0-200 km/jam dapat dituntaskan hanya dalam 6,8 detik, sementara kecepatan puncaknya diklaim melampaui 350 km/jam.
CEO Audi, Gernot Döllner mengatakan, Nuvolari menjadi representasi arah baru perusahaan dalam menghadirkan penemuan dan performa di masa depan.
“Dengan Audi Nuvolari, kami mempercepat kemajuan teknologi. Mobil ini menunjukkan apa nan dapat dicapai ketika konsentrasi diarahkan pada teknologi, performa, dan eksekusi melalui kerja sama tim, serta ketika kemajuan dicapai secara bersama-sama,” kata Döllner dalam keterangannya.
Audi menyebut pengembangan Nuvolari banyak menyerap teknologi nan jet darat Formula 1. Mulai dari sistem penggerak hybrid performa tinggi, teknologi quattro predictive ride, aerodinamika aktif, hingga struktur bodi terbaru Audi Space Frame (ASF) berbahan serat karbon.
Dari sisi desain, Nuvolari menjadi model produksi pertama nan mengangkat bahasa kreasi terbaru Audi. Mobil ini menggabungkan karakter supercar bermesin tengah dengan pendekatan kreasi nan lebih modern dan berorientasi teknologi.
Melihat kreasi dan format mid-engine, bisa dibilang Audi Nuvolari jadi penerus supercar legendaris Audi R8. Paling terasa dari proporsi unik mobil bermesin tengah terlihat dari siluet rendah dengan posisi kabin nan maju ke depan.
Audi juga mengintegrasikan beragam komponen aerodinamika aktif guna menunjang performa sekaligus efisiensi kendaraan saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Nuvolari tampil menggunakan warna Titanium, sebelumnya juga digunakan pada Audi Concept C serta mobil balap Formula 1 Audi. Kelir baru itu dipadukan dengan beragam komponen carbon fiber guna mempertegas kesan sporty.
Audi berencana memproduksi Nuvolari secara terbatas sebanyak 499 unit untuk pasar global. Pengiriman kepada konsumen dijadwalkan mulai dilakukan pada paruh pertama tahun 2027.
Kehadiran Nuvolari sekaligus menandai langkah baru Audi di segmen supercar, setelah sebelumnya lebih dikenal melalui lini kendaraan performa tinggi RS.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·