Aturan Baru Free Float 15 Persen Berlaku Maret, 49 Emiten Uji Coba Perdana

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Aturan Baru Free Float 15 Persen Berlaku Maret, 49 Emiten Uji Coba Perdana

Aturan Baru Free Float 15 Persen Berlaku Maret, 49 Emiten Uji Coba Perdana (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menargetkan patokan baru nan mengatur ketentuan pemisah baru kepemilikan saham publik namalain free float 15 persen bakal rampung pada Maret 2026.

"Target penyampaian peraturan itu adalah Maret 2026, tapi minta angan dan support mudah-mudahan kami bisa menerbitkan patokan itu apalagi lebih sigap dari apa nan kita rencanakan," ujarnya dalam konvensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (4/2/2026).

OJK Sosialisasi Free Float 15 Persen

Hasan mengatakan, saat ini hingga bulan Maret, sembari menyusul rampungnya peraturan baru, OJK dan SRO tetap dalam tahap sosialisasi kepada seluruh emiten baik nan sudah melantai di bursa pengaruh maupun nan berencana melakukan IPO.

Pihaknya juga tetap membuka masukan dari perusahaan tercatat untuk mengenai pemisah minimal free float 15 persen. Misalnya ada usulan ketentuan free float 15 diberlakukan secara bertahap, ketentuan ini unik untuk perusahaan nan sudah tercatat.

"Ketentuan free float mulai bertindak sejak peraturan itu diterbitkan (Maret 2026). Tapi perlu dipahami, kenaikan free float ini erat kaitannya dengan kewenangan para pemegang saham, jadi kemungkinan besar bakal diawali dengan penetapan keputusan bakal tindakan korporasi terlebih dahulu," tambahnya.

Sebagai langkah awal untuk menerapkan kebijakan baru ini, OJK bakal melakukan pengelompokan emiten di tahun pertama pasca patokan baru free float diterbitkan pada Maret mendatang. Kelompok-kelompok emiten ini bakal punya lama berbeda mengenai penyelenggaraan free float 15 persen.

"Misalnya ada golongan nan ditargetkan di tahun pertama meningkat menjadi 10 persen (free float), kemudian berjenjang seterusnya sampai 15 persen," kata Hasan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com