ASUS Vivobook 14 Flip 2026(Doc Asus)
LAPTOP konvertibel berbasis AI telah berkembang pesat, perkembangan tersebut ditandai dengan semakin banyaknya perangkat nan mengintegrasikan kepintaran buatan langsung ke dalam sistem melalui Neural Processing Unit (NPU), sehingga beragam fitur AI dapat diproses lebih cepat, irit daya, dan tidak lagi berjuntai sepenuhnya pada komputasi berbasis cloud.
Hal tersebut terlihat pada peluncuran ASUS Vivobook 14 Flip 2026, laptop konvertibel nan menjadi bagian dari kategori Copilot+ PC.
Perangkat ini dibekali prosesor Intel Core Ultra Series 3 dengan NPU berkekuatan hingga 50 TOPS (Tera Operations per Second), nan dirancang unik untuk menangani beban kerja AI langsung di perangkat.
Menurut ASUS, penggunaan NPU membantu mempercepat pemrosesan beragam fitur AI sekaligus meningkatkan efisiensi daya dibandingkan jika seluruh proses dilakukan melalui jasa berbasis cloud.
AI bukan hanya fitur tambahan
Penambahan fitur AI pada perangkat tersebut ditujukan untuk mendukung beragam aktivitas, seperti pengolahan gambar, pengenalan suara, peningkatan kualitas konvensi video, hingga mempercepat proses multitugas.
Kemampuan tersebut didukung dengan mengambil Neural Processing Unit (NPU) sebagai komponen unik untuk menghadirkan pengalaman komputasi berbasis AI.
Menurut ASUS, teknologi ini memungkinkan proses multitasking dan alur kerja imajinatif melangkah lebih sigap dan efisien, sekaligus meningkatkan efisiensi daya hingga 40%.
Desain fleksiel
Selain penambahan fitur di dalam perangkat laptop, kreasi nan lebih adaptif mengusung engsel 360 derajat nan memungkinkan perangkat digunakan dalam mode laptop, tablet, tent, maupun stand.
Menurut ASUS, kreasi tersebut ditujukan untuk mendukung beragam kebutuhan pengguna, seperti bekerja, belajar, presentasi, hingga membikin konten dalam satu perangkat.
Fleksibilitas tersebut didukung layar sentuh OLED serta kompatibilitas dengan ASUS Pen 3.0 nan memungkinkan pengguna beranjak dari mengetik ke menulis alias menggambar secara langsung di layar.
ASUS juga melengkapi perangkat ini dengan baterai 70Wh, support pengisian cepat, Wi-Fi 7, Thunderbolt 4, serta fitur keamanan Windows Hello dan Microsoft Pluton Security Processor.
Kombinasi tersebut mencerminkan arah pengembangan laptop nan tidak hanya mengejar performa, tetapi juga keahlian beradaptasi dengan pola kerja dan belajar nan semakin dinamis.
Integrasi AI melalui NPU, dipadukan dengan kreasi konvertibel, mencerminkan upaya menghadirkan perangkat nan dapat beradaptasi dengan beragam kebutuhan pengguna, mulai dari bekerja, belajar, hingga berkreasi.
Sumber: Asus Pressroom
English (US) ·
Indonesian (ID) ·