ASDP Jajaki Pembukaan Trayek Roro Surabaya–Lewoleba, Pelayaran Perdana Ditargetkan 12 Oktober 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu
ASDP Jajaki Pembukaan Trayek Roro Surabaya–Lewoleba, Pelayaran Perdana Ditargetkan 12 Oktober 2026 Ilustrasi(MI/ALEXANDER P TAUM)

PT ASDP Indonesia Ferry Indonesia menjajaki pembukaan trayek kapal Ro-Ro jarak jauh alias long distance Ferry (LDF) nan langsung menghubungkan Surabaya dengan kota Lewoleba di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. 

Rencana tersebut mengemuka dalam obrolan antara jejeran ASDP dan Pemerintah Kabupaten Lembata nan berjalan di Kuma Resort, Lewoleba, Rabu (10/6/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Lembata berbareng jejeran pemerintah daerah, Asisten I, II, dan III, Kepala Dinas Perhubungan, Perindustrian dan Perdagangan, Perikanan, serta pelaku upaya ekspedisi, di antaranya Trans Lembata dan Rusto Ekspedisi.

Group Head Bisnis Pelayaran Komersial PT ASDP Indonesia Ferry, Rizky Dwianda, mengatakan pihaknya berkomitmen memperluas jasa pelayaran ke area timur Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur.

Menurut Rizky, ASDP saat ini tengah mengembangkan lintasan jarak jauh dengan pedoman operasional di Surabaya dan Kupang. Sejumlah rute telah dipetakan untuk mendukung pengedaran peralatan dan mobilitas penumpang.

"Kami mau mengetahui kebutuhan pelaku upaya di Lembata. Potensi wilayah ini cukup besar dan kami siap berbincang untuk menemukan solusi terbaik. nan kami butuhkan adalah masukan mengenai komoditas, kebutuhan logistik, dan ekosistem upaya nan ada," katanya.

Ia menjelaskan, ASDP saat ini mengoperasikan sembilan kapal di wilayah Kupang dan mempunyai beragam jenis kapal dengan kapabilitas kecil, sedang hingga besar nan dapat disesuaikan dengan kebutuhan lintasan.

Menurutnya, kehadiran kapal Ro-Ro jarak jauh dapat membantu menekan biaya logistik sekaligus membuka akses pasar nan lebih luas bagi hasil bumi dan produk perikanan dari Lembata.

Rizky juga menyampaikan bahwa ASDP siap melayani lintasan nan dinilai belum menarik secara komersial sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat.

"Kami mau memastikan kapal nan ditempatkan sesuai kebutuhan daerah. Karena itu kami perlu mengetahui kondisi pasar dan kebutuhan riil masyarakat maupun pelaku usaha," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lembata menyambut baik rencana pembukaan trayek tersebut. Ia menilai kehadiran kapal Ro-Ro langsung dari Surabaya bakal memberikan faedah besar bagi masyarakat, terutama mahasiswa nan menempuh pendidikan di Pulau Jawa, petani, nelayan, serta pelaku usaha.

Menurut Bupati, jasa pelayaran baru kudu bisa menghadirkan tarif nan kompetitif dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya segelintir pihak.

"Kehadiran ASDP kudu menjadi solusi untuk menekan biaya transportasi nan selama ini tetap mahal. Ini perusahaan milik negara sehingga orientasinya juga kudu pada pelayanan masyarakat," tegasnya.

Bupati apalagi menargetkan pelayaran perdana rute Surabaya–Lewoleba dapat dilaksanakan pada 12 Oktober 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah. Namun demikian, dia mengakui tetap terdapat sejumlah tahapan teknis nan kudu diselesaikan.

Selain itu, dia menegaskan bahwa trayek nan dibuka nantinya kudu tetap menjadikan Lembata sebagai titik singgah utama. Bahkan terbuka kesempatan pengembangan rute nan menghubungkan Surabaya, Lewoleba, Atapupu hingga Timor Leste.

Terkait kesiapan infrastruktur, Bupati meminta seluruh pihak memikirkan berbareng peningkatan akomodasi pelabuhan, termasuk kemungkinan pembangunan sarana pendukung dan perbaikan pelabuhan secara menyeluruh agar aktivitas ekspedisi dapat berkembang dengan pedoman operasional di Lembata.

Di akhir pertemuan, Bupati meminta seluruh pemangku kepentingan memberikan support agar rencana pelayaran perdana dapat terwujud sesuai target. Ia juga mengapresiasi support dari pemerintah wilayah tetangga seperti Flores Timur dan Alor nan siap mendukung pengembangan konektivitas antarwilayah di Nusa Tenggara Timur.

"Tujuan utama kita adalah melayani rakyat dan mempercepat pembangunan agar Lembata tidak tertinggal dari wilayah lain," pungkasnya. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia