Liputan6.com, Jakarta - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat (Sudin Gulkarmat Jakbar) menurunkan robot untuk memadamkan kebakaran gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Senin malam 11 Mei 2026.
Operasi robot pemadam dilakukan menyusul potensi gas berbisa dari material nan terbakar dalam bangunan, ialah botol-botol berisi bahan kimia alias gas.
"Ya, salah satu kegunaan unit robotik ini adalah untuk menghindarkan personel berhadapan langsung dengan potensi racun dari asap. Jadi kita gunakan mobil robotik," ujar Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakbar Syaiful Kahfi, melansir Antara, Selasa (12/5/2026).
Namun demikian, lanjut dia, operasi robot pemadam nan memerlukan tekanan air tinggi membikin unit itu kudu ditarik setelah separuh jam beroperasi. Pemadaman pun kembali dilanjutkan secara manual.
"Nanti mungkin saat proses pendinginan, unit robotiknya baru kita mainkan lagi," tutur Syaiful.
Dia mengatakan, potensi gas rawan dari asap kebakaran pun membikin petugas pemadam mengenakan masker unik saat melalukan pemadaman manual. Selain robot pemadam, lanjut Saiful, pihaknya juga mengoperasikan nozzle dari beragam sisi pergudangan nan terbakar.
"Meskipun terkendala sumber air, strategi ini efektif untuk mencegah api merembet ke arah gedung lain," ucap dia.
"Jadi, kita memadamkan dari beragam sisi secara maksimal. Ada penembakan dari dua nozzle di titik tersebut, dua nozzle di tengah, dua nozzle di samping, dan dua nozzle di depan. Kurang lebih total ada 10 nozzle nan kita operasikan," sambung Saiful.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·