Asap Karhutla Kembali Terlihat di Kawasan IKN

Sedang Trending 56 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Asap akibat kebakaran rimba dan lahan (karhutla) kembali terlihat area Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Senin (14/9). Tak hanya itu, api juga terlihat kembali menyala.

Hal ini berasas pengecekan nan dilakukan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni berbareng Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono di Bukit Tengkorak, Senin (14/9).

Asap dan api itu terlihat saat rombongan selesai mengecek dua titik lokasi. Saat tengah melanjutkan perjalanan, terlihat asap putih kembali meninggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rombongan kemudian berakhir dan langsung mengecek ke lokasi. Raja Juli lantas memanggil sejumlah personil Manggala Agni Kemenhut, TNI Polri nan tengah bekerja di sekitar lokasi.

"Nyala lagi mas, Manggala Agni mana, turun lagi ajak temen-temennya nan lain. Berasap lagi," kata Raja Juli seperti dikutip dari keterangan tertulis, Senin.

"Tolong di koordinasikan turun lagi, Manggala Agni Kemenhut, TNI, Polri. Cari jalan nan paling dekat," sambungnya.

Raja Juli pun meminta Kepala Balai Dalkarhut wilayah Kalimantan Yudo Shekti Mustiko untuk terus memantau terus proses pemadama dan kondisi api.

"Dipantau lagi pak apinya, apinya nan mini keroyokan lagi aja Manggala Agni. berkepul lagi itu, lanjut lagi padamkan mumpung tetap kecil," ucap dia.

Disampaikan Raja Juli, sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berbareng TNI, Polri, BNPB, Kementerian Kehutanan, OIKN, pemerintah daerah, dan masyarakat terus bahu-membahu menangani karhutla di wilayah tersebut. Upaya ini dilakukan untuk memastikan api tidak sampai ke area inti IKN.

"Seperti nan diperintahkan oleh Pak Presiden Prabowo Subianto, bahwa kami semua, TNI, Polri, BNPB, Kemenhut, OIKN, masyarakat, Pemda, semua bahu-membahu agar jangan sampai api sampai ke area inti OIKN," tutur dia.

Raja Juli menyebut penanganan dilakukan melalui sejumlah langkah secara bersamaan. Kata dia, operasi water bombing terus berjalan, sementara Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga dilakukan untuk mendukung penanganan karhutla.

Kemudian, pemadaman dari darat turut melibatkan TNI-Polri, Manggala Agni Kemenhut, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), OIKN serta perusahaan.

"Usaha untuk water bombing terus berjalan, hari ini kelak disampaikan oleh Pak Kepala BNPB, upaya untuk operasi modifikasi cuaca juga berjalan. Demikian juga dengan pemadaman darat oleh tadi, oleh TNI Polri, Manggala Agni Kemenhut, KPH, ya OIKN sendiri, perusahaan juga terlibat," ucap dia.

Lebih lanjut, Raja Juli menambahkan penanganan karhutla di Kalimantan Timur juga mencakup sejumlah wilayah lain nan tetap mempunyai hotspot tinggi. Di antaranya Berau, Paser, dan Kutai Kartanegara sebagai wilayah dengan jumlah hotspot nan tetap tinggi.

(dal/dis/dal)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional