Awaludin
, Jurnalis-Senin, 04 Mei 2026 |10:50 WIB

Presiden AS Donald Trump (foto: AP News)
JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa kapal-kapal AS bakal mulai mengawal kapal asing netral keluar dari Selat Hormuz secara aman, pada Senin (4/5/2026).
Trump menyebut langkah tersebut sebagai “isyarat kemanusiaan” dan menamai inisiatif itu sebagai “Proyek Kebebasan”. Ia mengatakan banyak kapal saat ini terdampar dan mengalami kekurangan kebutuhan pokok.
Dalam pernyataannya kepada media Israel, Kan News, Trump juga mengungkapkan telah mempelajari proposal terbaru dari Iran untuk mengakhiri konflik. Namun, dia menilai proposal tersebut “tidak dapat diterima”.
Meski demikian, Amerika Serikat pada Minggu tetap mengusulkan draf perjanjian nan telah direvisi sebagai tanggapan atas proposal 14 poin dari Teheran.
Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa pasukannya bakal mulai mendukung “Proyek Kebebasan” pada 4 Mei guna memulihkan kebebasan navigasi di area tersebut.
Misi ini diperkuat dengan pengerahan kapal perusak berpeluru kendali, lebih dari 100 pesawat, serta sekitar 15.000 personel militer.
“Dukungan kami untuk misi pertahanan ini sangat krusial bagi keamanan regional,” ujar Komandan CENTCOM, Brad Cooper, seperti dilansir dari rt, Senin (4/5/2026).
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·