Apakah Boleh Berkurban di Hari Tasyrik? Simak Informasinya

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta - Penyembelihan hewan kurban biasanya dilaksanakan setelah Salat Idul Adha. Hewan kurban kudu sehat dan layak konsumsi agar ibadah kurban dapat terlaksana dengan baik dan memenuhi standar kesehatan masyarakat.

Berdasarkan keterangan Bimas Islam Kemenag, waktu penyelenggaraan kurban dimulai setelah Salat Idul Adha tanggal 10 Zulhijah hingga Hari Tasyrik, ialah tanggal 11 sampai 13 Zulhijah. Maka dari itu, kurban tahun ini dapat dilaksanakan pada:

  • Rabu, 27 Mei 2026 (10 Zulhijah 1447 H): setelah Salat Idul Adha
  • Kamis, 28 Mei 2026 (11 Zulhijah 1447 H)
  • Jumat, 29 Mei 2026 (12 Zulhijah 1447 H)
  • Sabtu, 30 Mei 2026 (13 Zulhijah 1447 H)

Asal-usul Hari Tasyrik

Hari Tasyrik merupakan tiga hari setelah Idul Adha (10 Zulhijah), ialah pada 11, 12, dan 13 Zulhijah. Ketiga hari ini menjadi spesial dalam Islam, karena pada waktu tersebut umat Islam diperbolehkan untuk menyembelih hewan kurbannya.

Melansir situs resmi MUI, Tasyrik alias tasyriq dalam bahasa Arab merupakan patron kata masdar dari "syarraqa" nan mempunyai makna "matahari terbit alias menjemur sesuatu". Tasyrik juga diartikan dengan penghadapan ke arah timur (arah sinar matahari).

Larangan puasa di Hari Tasyrik disebabkan waktu tersebut sangat dianjurkan untuk menikmati beragam hidangan dan olahan dari daging kurban. Dalam haditsnya, Rasulullah SAW pernah mengabarkan mengenai larangan ini sebagai berikut:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَا لَمْ يُرَخَّصْ فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ إِلَّا لِمَنْ لَمْ يَجِدْ الْهَدْيَ

"Dari Ibnu 'Umar radhiyallahu anhuma, keduanya berkata: "Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari Tasyrik selain bagi siapa nan tidak mendapatkan hewan qurban ketika menunaikan haji." (HR. Bukhari, no. 1859)

Hari Tasyrik juga disebut juga dengan hari untuk makan dan minum. Rasulullah bersabda:

عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ يَوْمَ عَرَفَةَ وَيَوْمَ النَّحْرِ وَأَيَّامَ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الْإِسْلَامِ وَهِيَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

"Dari Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari Tasyrik adalah hari raya kita pemeluk kepercayaan Islam, serta merupakan hari-hari untuk makan dan minum." (HR. An-Nasa'i, no. 2954)

(kny/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News